21 September 2016 | Reza - Redaksi | Access Control

Gandeng Tiga PTN, Tel-U Garap Smart Card Karya Anak Bangsa

Foto : Smart Card

Pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harkitnas) yang digelar Agustus lalu, telah memperkenalkan sebuah konsorsium kartu pintar, konsorsium tersebut bakal segera terwujud dalam waktu dekat. Rencananya akhir tahun ini, Indonesia akan memiliki kartu pintar buatan bangsa yang dapat digunakan dalam banyak kebutuhan sehari-hari.

Inisiasi kartu pintar itu sendiri merupakan gagasan Telkom University (Tel-U) yang mana pengerjaannya dilakukan bersama dengan tiga perguruan tinggi negeri (PTN), yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Hasanudin Makassar. Kartu pintar ini kelak dapat digunakan untuk mengakses data akademik, pembayaran di kantin, kehadiran mahasiswa di kelas, pengelolaan ruang kuliah, akses ruangan, monitoring aktivitas kampus, hingga penggunaan locker dan mailbox.

"Kami, bersama ITB, UI, dan Universitas Hasanuddin, punya target masing-masing buat 2.500 prototipe kartu pintar akhir 2016. Ini bukan sekadar riset karena akan diproduksi oleh anggota konsorsium," beber Rektor Tel-U, Mochamad Ashari.

Lebih lanjut Ashari menjelaskan, Tel-U sebagai penggagas, bertugas membuat desain dan riset terkait reader dari kartu pintar tersebut. Hal ini dilakukan kelompok riset gabungan Teknik Informatika dan Teknik Elektro di bawah Dekan Teknik Informatika Maman Abdurohman. Sedangkan, perguruan tinggi lainnya memiliki tugas desain berbeda, demikian pula dari industrinya. Dengan begitu, simbiosis yang saling menguntungkan dan segera menghasilkan produk sendiri. "Indonesia butuh kemandirian teknologi agar riset sampai produksi dikuasai anak-anak bangsa. Maka itu Tel-U bersama konsorsium perguruan tinggi dan industri yang didukung Dewan Riset Nasional, Kemkominfo, dan Kemendikti Risti menggagas pengembangan smart card ini," ujarnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar