20 Februari 2017 | Denny - Redaksi | Access Control

Departemen SDM Malaysia Gunakan HID Mobile Access

HID Mobile Access

Salah satu departemen pemerintah Malaysia yang mengurusi sistem sumber daya manusia (SDM), sedang mencari pembaruan solusi kontrol akses yang dapat terkoneksi dengan aplikasi Human Resource Management & Information System (HRMIS). Sejalan dengan penyebaran perangkat pintar di negeri itu, departemen ini ingin tren mobile merambah ke solusi kontrol akses mobil yang lebih inovatif.

Tantangan

Sebagai departemen yang bertanggung jawab terhadap pengembangan dan implementasi SDM, departemen ini memastikan seluruh SDM yang mengurusi pelayanan warga Malaysia berjalan secara optimal dan efektif. Untuk itu, tantangan baru pun tak dapat dihindari seiring dengan penambahan pegawai baru di departemen.

Pada awal 2015, departemen ini memiliki 350 pelayan publik. Sementara, pembaruan sistem waktu absensi dan kehadiran yang masih menggunakan kartu sudah sangat dibutuhkan. Karena sistem akses kontrol yang lama itu sudah dibangun sejak 2002. Perkembangan teknologi yang kian pesat pun membuka jalan bagi departemen tersebut untuk memperbarui sistem kontrol aksesnya.

Peningkatan keamanan juga menjadi salah satu tujuan penggantian sistem kontrol akses. Dengan kartu akses, banyak sekali kekurangan yang didapat misalnya kartu hilang dapat memunculkan ancaman cukup serius.

Departemen ini juga menginginkan sebuah solusi yang terintegrasi dengan aplikasi HRMIS, sehingga seluruh data jadwal dan absensi petugas termonitor melalui sebuah platform online. Dengan memakai solusi akses kontrol baru, foto pegawai juga dapat ditambahkan sehingga memudahkan alokasinya.

Solusi

Untuk menjawab semua tantangan tersebut, departemen pemerintah Malaysia ini membeli sebuah pelayanan dari Prymax Technologies Sdn Bhd, yang juga merupakan partner HID Global. Pilihan pun jatuh pada solusi HID Mobile Access untuk meningkatkan sistem akses kontrol di pintu masuk gedung. Solusi ini termasuk HID Mobile ID dan multiCLASS SE RP40 mobile reader, serta interface VertX EVO V2000 sebagai kontrol gerbang. Pemasangan ini memakan waktu 3 bulan.

Seluruh staf departemen hanya membawa ponsel pintar sebagai pengganti kartu akses untuk dapat melewati kontrol akses baru. Pasalnya HID multiCLASS SE RP40 mobile sudah mendukung aplikasi Bluetooth yang dapat beroperasi dari perangkat iOS dan Android. Di dekat gerbang yang terdapat reader, pengguna tinggal mengetuk ponselnya atau memakai gestur milik HID yakni Twist and Go.

Seluruh ID HID Mobile dan hak akses pengguna di simpan di HID Mobile Access Portal Administration. Fitur ini memungkinkan operator dapat mencabut hak tersebut bila ponsel pegawai hilang atau dicuri. Integrasi HID Mobile Access dan aplikasi HRMIS pun tetap berjalan lancar karena pemantauan absensi bisa dilakukan secara online.

Keuntungan

Sebagian besar staf departemen menyambut baik perubahan ini. Mereka mengapresiasi kemudahan dalam akses keluar masuk hanya dengan menggunakan ponsel pintar. Dari sudut pandang manajemen, penggunaan solusi akses kontrol ini menghadirkan rekaman absensi secara riil.

Selain itu, evaluasi dan pengalokasian pegawai pun dapat langsung dilakukan karena HID Mobile Access sudah terintegrasi dengan HRMIS. Dikarenakan institusi pemerintahan selalu menginginkan sebuah sistem keamanan yang cukup tinggi, HID Mobile Access pun dianggap sebuah solusi yang tepat untuk itu.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar