06 Juni 2017 | Denny - Redaksi | Access Control

Terminal 3 Bandara Soetta Dilengkapi Gerbang Biometrik Vision-Box

Gerbang otomatis biometrik Vision-Box di Bandara Soekarno-Hatta

Direktorat Jenderal Imigrasi RI bersama dengan PT Jaya Teknik Indonesia dan rekananannya, Vision-Box, meresmikan infrastruktur baru, yaitu gerbang otomatis elektronik berbasis teknologi biometrik di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Sistem tersebut terdiri dari 32 perangkat i-match Automated Border Control eGates dari Vision-Box untuk WNI yang melewati proses imigrasi, serta 10 e-pass portable biometric suitcases. Sebagai tambahan, ada 32 alat fingerprint dan pemindai paspor untuk memeriksa WNA di konter Imigrasi.

Solusi gerbang biometrik ini dianggap sebagai salah satu rencana pemerintah Indonesia untuk mengembangkan kesempatan di bidang ekonomi. Solusi ini dirancang untuk menjadi sarana baru di sistem transportasi, pariwisata dan industri penerbangan.

Diharapkan dengan kondisi Terminal 3 yang sudah beroperasi penuh, bersamaan selesainya renovasi Terminal 1 & 2, kapasitas penumpang di Bandara Soetta akan meningkat drastis. Pada akhir 2017 nani, diperkirakan akan mencapai target sekira 61 juta penumpang. Jumlah tersebut naik 84% dari tahun lalu yang mencapai 33 juta penumpang. Terminal 3 sendiri diperkirakan dapat melayani 25 juta penumpang selama tahun ini.

Dihadirkannya solusi gerbang otomatis biometrik ini tak hanya akan memudahkan proses kedatangan dan keberangkatan penumpang, namun di sisi keamanan bandara juga ikut terpelihara. Sistem otentikasi dan verifikasi canggih ini menjadi yang pertama di Indonesia yang memakai alat gerbang otomatis berbasis biometrik.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar