18 Agustus 2017 | Okta Rusdianawanti - Markom Gunnebo | Access Control

Sistem Biometrik akan Mengatasi Masalah Antrian di Bandara

Sistem biomterik bisa menjadi solusi untuk menindaklanjuti masalah antrian di bandara

Pemindai jari (fingerprint) & bola mata (iris scanner) sudah umum ditemukan di bandara - bandara, sedangkan sistem penyesuaian wajah penumpang dengan data paspor dikenal dengan istilah“Single Token Travel

 

Konsep bandara dengan sistem biometrik merupakan proses penyesuaian karakter wajah penumpang dengan data di paspor, setelah itu penumpang bisa melewati setiap area di terminal bandara tanpa perlu menunjukan dokumen perjalanannya lagi.

Pengujian Sistem Biometrik

Beberapa bandara dan maskapai di dunia sudah memcoba sistem keamanan biometrik, seperti:

Di Brisbane, penumpang yang sudah mendaftakan paspor, boarding pass dan foto pada saat check-in, mereka dapat melewati area pemeriksaan selanjutnya hanya perlu melihat ke arah kamera.

Finnair telah menguji sebuah aplikasi dimana penumpang  mengunduh 3 foto selfie sebelum keberangkatan dan melakukan proses check-in di bandara dengan di area pengenalan wajah.

Delta Air Lines di Amerika memperkenalkan sistem biometrik yang memungkinkan penumpang untuk mengecek sendiri barang bawaannya. Penumpang diminta untuk mencetak tag bagasi terlebih dahulu, kemudian meletakkannya di dalam mesin pendeteksi yang akan secara otomatis memindai wajah untuk verifikasi. Metode ini dapat menyesuaikan identitas para penumpang dengan foto paspor dengan lebih cepat dan akurat

 

Konsep biometrik ini bertujuan untuk menghemat waktu bagi penumpang, membantu pergerakan penumpang lebih cepat dan aman sampai ke pesawat. Selain itu, akan ada lebih banyak waktu bagi penumpang untuk berbelanja di area bandara.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar