05 November 2017 | Denny - Redaksi | Access Control

Penumpang di Bandara Changi Wajib Check-In dengan Pemindai Wajah

Sistem Check In pemindai wajah di Bandara Changi Singapura

Bandara Internasional Changi, Singapura menerapkan sistem check-in dengan pemindai wajah dan sistem drop bagasi terkomputerisasi. Semua sistem baru ini dijalankan di terminal 4 di Bandara Changi.

Dengan demikian, para calon penumpang di bandara tidak perlu berbicara ke petugas untuk dua kegiatan tersebut. Selebihnya, calon pengguna bandara yang belum mengerti sistem ini juga harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Sebagai informasi, Terminal 4 Changi Airport dibangun dengan biaya 723 juta dollar AS atau setara dengan Rp 9,76 triliun (Rate rp 13.500). Terminal 4 ini memiliki kapasitas sebesar 16 juta orang pertahun dan ditujukan untuk mengatasi kenaikan jumlah penumpang pesawat di Changi Airport.

Pengoperasian teknologi baru di Terminal 4 tersebut digunakan pertama kali oleh lebih dari 100 penumpang Cathay Pacific tujuan Hong Kong pada Selasa (31/10/2017). Namun, tidak semua orang berhasil mengatasi mesin check-in mandiri tersebut. Akhirnya, mereka lebih memilih cara lama dengan antri di loket check-in.

Di terminal keberangkatan, beberapa pelancong juga mengalami kesulitan untuk terbiasa dengan teknologi pemindaian wajah dan akhirnya diarahkan ke counter berawak. 

Changi Airport merupakan bandara yang selalu terpilih menjadi salah satu bandara terbaik di dunia. Bandara ini juga termasuk salah satu bandara yang trus meluncurkan teknologi baru saat penerbangan untuk perjalanan jarak jauh meningkat.




Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar