24 November 2017 | Denny - Redaksi | Access Control

Seperti Bandara, Terminal Tirtonadi Solo Kini Dilengkapi Metal Detector

Terminal Tirtonadi Solo

Terminal Bus Tipe A Tirtonadi, Kota Solo, kini dilengkapi fasilitas keamanan layaknya bandara. Hal tersebut terbukti dengan keberadaan perangkat walk-through metal detector di pintu utama Terminal Tipe A Tirtonadi di sisi utara.

Meski telah terpasang, alat metal detector di pintu utama belum dimanfaatkan secara optimal. Petugas kerap membiarkan masyarakat yang baru turun dari bus melewati alat metal detector tanpa jeda.

Petugas keamanan setempat juga tidak memeriksa lebih lanjut atau memastikan barang apa saja yang dibawa para calon penumpang meski metal detector telah berbunyi menandakan adanya barang dari metal.

Saat dimintai konfirmasi, Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi, Didik Tri Margono, mengakui alat metal detector di Terminal Tipe A Tirtonadi belum dimanfaatkan secara optimal. Dia menyebut hal itu memang disengaja karena kini baru memasuki tahap pengenalan atau sosialisasi kepada masyarakat.

“Terminal Tirtonadi masuk 16 terminal yang menjadi pilot project pengembangan terminal di Indonesia oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Salah satu fasilitas yang disediakan di 16 terminal pilot project salah satunya ya alat metal detector itu untuk kepentingan keamanan,” ujar Didik, Rabu (22/11/2017).

Didik mengatakan pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi akan memanfaatkan metal detector secara optimal setelah turun prosedur tetap (protap) pengamanan terminal yang tengah disusun Kemenhub. Dia memprediksi skema pemanfaatan alat metal detector di terminal bus tidak akan jauh berbeda dengan bandara.

Petugas akan memeriksa barang bawaan penumpang yang terdeteksi alat metal detector mengandung metal dan dapat membahayakan keselamatan seperti senjata api, senjata tajam, dan bahkan bom.

“Arahnya pemanfaatan metal detector seperti di bandara. Orang yang mau masuk terminal akan kami cek dulu. Jika kedapatan membawa barang dari metal, penumpang terpaksa kami periksa lebih lanjut demi keamanan. Apabila ditemukan barang mencurigakan, petugas akan berkoordinasi dengan kepolisian,” jelas Didik.

Dia menambahkan, kemungkinan besar baru tahun depan metal detector efektif digunakan. Pasalnya, pihak pengelola terminal masih menunggu tambahan alat lagi untuk dipasang di pintu masuk lain. "Semoga ke depan terminal bisa seperti stasiun dan bandara," pungkasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar