16 Januari 2018 | Reza - Redaksi | Access Control

Klaten Uji Sistem Absensi Elektronik Berlapis

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Klaten diminta tidak main-main soal kedisiplinan kehadiran, pasalnya persoalan absensi ini akan menjadi penentu besaran tambahan penghasilan (Tamsil) yang akan diterimanya. Mulai tahun ini, Pemkab Klaten akan mulai menerapkan sistem absensi elektronik berlapis untuk mencegah ASN membolos.

Adapun teknologi yang akan diterapkan adalah absensi sidik jari dan pemindai wajah. Berkaitan dengan itu, Sekretaris Kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi menuturkan bahwa mesin absensi elektronik itu sudah terpasang di beberapa kantor organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Klaten. "Untuk sementara baru dipasang di lingkungan sekretariat daerah,"bebernya.

Pemasangan tersebut, dikatakannya, baru sebatai uji coba selama satu bulan ke depan. Kebijakan tersebut baru akan efektif diterapkan setelah uji coba ini dilakukan. Uji coba ini dilakukan juga untuk dimanfaatkan sebagai proses pengumpulan data semua ASN dan menyambungkannya ke data base Pemkab Klaten.

Setelah diberlakukan efektif, tidak hanya OPD di lingkungan Setda saja yang akan dipasangi alat. Namun semua OPD, termasuk di luar Setda bahkan sampai ke kecamatan dan Puskesmas akan diberlakukan 2018. Dengan diterapkannya absensi elektronik itu tidak ada celah lagi ASN untuk membolos atau menitipkan absen tanda-tangan kepada rekannya."Begitu jempol ditempelkan mesin akan mengakses dan memberi nomor absensi," tandasnya



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar