01 Februari 2018 | Denny - Redaksi | Access Control

Imigrasi Tanzania Pakai Solusi Identifikasi Wajah Vision-Box

Ilustrasi

Departemen Layanan Imigrasi Tanzania (The Tanzanian Immigration Services Department/TISD), baru saja memulai pemakaian sistem Facial Matching Systems (FMS) dari Vision-Box. Keputusan ini diambil pada akhir 2017 lalu untuk meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan.

Tujuan lain dari penggunaan teknologi canggih dari Vision-Box adalah untuk mengontrol prosedur keimigrasian. Dengan menempatkan lebih banyak petugas imigrasi di titik keimigrasian transportasi darat dan udara, maka setiap pelanggaran izin akan segera diketahui.

Solusi pengontrolan imigrasi otomatis ini menggunakan berbagai macam autentikasi, selain dokumen seperti paspor, visa dan KTP, namun juga menggunakan identifikasi biometrik. Solusi ini juga mampu mencocokkan data dari foto yang terdapat di dokumen pengunjung dengan wajah aslinya.

Pihak Imigrasi Tanzania pun menempatkan solusi Vision-Box ini di dua bandar udara paling sibuk di Tanzania, yakni Kilimanjaro International Airpor di bagian utara Tanzania, dan Julius Nyerere International Airport, yang terletak di kota terbesar di negara tersebut, Dar es Salaam.

"Kami membutuhkan lebih banyak lagi solusi seperti ini untuk memerangi kasus pendatang ilegal yang saat ini masih terjadi di perbatasan negara," ujar salah seorang petinggi imigrasi Tanzania.

CEO Vision-Box, Miguel Leitmann pun menyambut positif inisiatif tersebut. Dia mengatakan, selain Tanzania masih ada negara-negara di Afrika yang sedang berperang melawan pendatang ilegal. "Saat ini Rwanda dan Angola sudah menggunakan solusi Vision-Box. Kami senang dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi canggih untuk menciptakan efisiensi, keamanan dan kemudahan dalam pengontrolan perbatasan negara," tuturnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar