06 Agustus 2018 | Denny - Redaksi | Access Control

Banyak Ruang Kantor Baru, Peluang Bisnis HID AC Series Terbuka Lebar

Direktur PT Epsilon Global, FX Yonas memberikan pemaparan peluang bisnis akses kontrol HID AC Series

Saat diluncurkan untuk pertama kalinya di Indonesia, akses kontrol HID AC Series memiliki peluang bisnis yang menguntungkan bagi para pebisnis. Didesain khusus oleh produsen solusi akses dan kredensial kelas dunia, HID Global, untuk segmen small and medium business (SMB), HID AC Series tentu dapat diaplikasikan di banyak gedung-gedung sederhana yang tidak memiliki banyak pintu akses.

FX Yonas, Direktur PT Epsilon Global, yang menjadi perusahaan distributor tunggal untuk HID AC Series di Indonesia, menjelaskan bahwa pertumbuhan tempat perkantoran di Jakarta dari 2018 hingga 2021 diprediksi mencapai 1,8 juta meter persegi di dalam area pusat (CBD )dan 890 ribu di luar area tersebut.

"Belum lagi untuk di Surabaya, ada lima proyek gedung yang akan selesai antara 2018-2020 dan akan menyediakan tempat perkantoran baru seluas 125 ribu meter persegi. Di luar itu, dua gedung baru akan mulai beroperasi pada 2018," kata Yonas saat acara peluncuran HID AC Series, Kamis (2/8/2018).

Ia melanjutkan, dengan total 1,8 juta meter persegi, maka diperkirakan ada sekitar 6 ribu ruang kantor baru dan di Surabaya akan menghasilkan 416 ruang kantor baru dari luas total 125 ribu meter persegi.

Data tersebut merupakan peluang bagi para pebisnis sistem keamanan untuk mengekspansi ruang kantor baru agar bisa menginstalasi akses kontrol HID AC Series. "Tak hanya ruang perkantoran, HID AC Series juga dapat diaplikasikan di toko, klinik/lab, pabrik, gudang ataupun gedung gimnastik," terangnya.

Sementara itu, Theodony, Direktur PT Bahana Solusi Indokarya, mengatakan akses kontrol HID AC Series adalah produk yang menggunakan teknologi keamanan kertu terbaik. "Produk ini menawarkan kemudahan dalam instalasi dan pemakaian sehingga cocok bagi segmen SMB. Saya rasa jika strategi pemasarannya tepat, maka kemungkinan HID AC Series berjaya di segmen SMB cukup terbuka," paparnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar