13 Maret 2019 | Denny - Redaksi | Access Control

PNS Tulungagung Mulai Gunakan Alat Presensi Pengenalan Wajah

Ilustrasi

Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tulungagung mulai melakukan kehadiran dengan alat presensi pengenalan wajah dan sidik jari. Pemasangan mesin presensi ini seiring dengan pemberian tunjangan penambahan penghasilan (TPP) berbasis kinerja yang telah diterima PNS Pemkab Tulungagung.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Drs. Arief Boediono, MSi, mengatakan proses lelang pengadaan alat presensi ini sudah dalam langkah penyelesaian. "Bulan ini juga akan dipasang alatnya di setiap kantor OPD lingkup Pemkab Tulungagung dan seluruh kantor UPTD, kantor kelurahan dan kantor kecamatan se-Tulungagung sejumlah 210 titik,” paparnya.

Arief mengungkapkan, pengadaan alat presensi pengenalan wajah dan sidik jari tersebut dibiayai oleh APBD Tulungagung tahun 2019 dengan pagu anggaran senilai Rp1,5 miliar. Namun penggunaannya secara efektif akan berlaku pada April 2019 sehingga diharapkan seluruh PNS Tulungagung tidak lagi menggunakan absensi manual.

Guna menginput data setiap PNS pada sistem mesin presensi, BKD Tulungagung juga akan melakukan perekaman biometrik pada setiap PNS dengan mendatangi unit kerja masing-masing PNS. Arief menuturkan bagi kantor OPD yang mempunyai tenaga PNS lebih dari 100 orang akan dipasang mesin presensi sebanyak dua unit. Sedang yang mempunyai tenaga PNS sama atau dibawah 50 orang hanya dipasang satu unit mesin presensi.

Pihaknya juga memastikan setiap OPD tidak mempunyai akses dalam mengoperasikan mesin presensi tersebut. "Semua alat itu di bawah kendali BKD Tulungagung. Jadi aksesnya langsung dari Kantor BKD Tulungagung. Hal ini juga akan mengurangi praktek kecurangan dalam presensi PNS," tegasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar