12 Mei 2019 | Desy - Redaksi | Access Control

Bagaimana Memilih Modalitas Biometrik yang Tepat

Terlepas dari popularitasnya yang terus naik, masih ada kebingungan di antara pelanggan tentang faktor apa saja yang harus dipertimbangkan ketika memilih solusi akses kontrol biometrik. Mengingat berbagai teknologi yang tersedia di pasaran saat ini, seperti pengenalan sidik jari, wajah, dan iris, pelanggan tidak selalu yakin mana yang terbaik untuk proyek mereka.

Di bawah ini adalah lima poin utama yang perlu dipertimbangkan ketika memilih modalitas biometrik. Meskipun ini dapat dianggap sebagau kriteria umum untuk memilih, harus dipahami bahwa tidak ada satu modalitas terbaik untuk semua jenis proyek. Faktor seperti lokasi, lingkungan, dan perilaku pengguna akan menentukan yang mana yang paling cocok.

Ketepatan

Akurasi adalah istilah yang luas tapi jelas merupakan salah satu faktor terpenting bagi pelanggan. Akurasi biasanya diukur dengan metrik seperti tingkat salah-penerimaan, tingkat kesalahan, tingkat identifikasi, dan tingkat salah-penolakan.

Penerimaan di antara pengguna

Di sinilah perilaku pengguna dianggap penting. Banyak orang menganggap penggunaan sensor sidik jari tidak higienis. Sensor sidik jari mungkin juga tidak berguna dalam industri di mana orang menangani materi yang membuat pemindaian yang jelas sulit dilakukan. Teknologi tanpa-kontak akan lebih cocok dalam situasi seperti itu.

Faktor lain seperti budaya juga harus dipertimbangkan. Menurut posting blog dari M2Sys, “Penerimaan pengguna adalah kunci dari keberhasilan penerapan manajemen identifikasi biometrik. Modalitas biometrik tertentu mungkin memiliki stigma yang terkait dengan hal ini (misalnya sidik jari biometrik dan kriminalitas) yang dapat berdampak negatif terhadap persepsi pengguna dalam budaya tertentu. Memahami modalitas mana yang dapat diterima versus yang dapat menyebabkan masalah penerimaan pengguna merupakan hal penting.”

Perlindungan terhadap spoofing

Ketika solusi biometrik menjadi lebih populer, demikian juga upaya untuk menembus keamanan. Serangan langsung di mana seseorang mencoba mengakses area terlarang melalui interaksi dengan perangkat input adalah masalah serius. Dikenal sebagai serangan spoofing, hal ini merupakan ancaman besar bagi keamanan. Solusi akses kontrol apapun yang Anda pilih harus memiliki perlindungan anti-spoofing yang kuat.

Biaya

Biaya mungkin merupakan pertimbangan paling penting bagi  kebanyakan pelanggan.

M2Sys mengatakan, “Biaya merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan ketika memilih modalitas perangkat keras biometrik yang terbaik dan paling efektif. Bergantung pada teknologi yang mendasari dan karakteristik perangkat keras, modalitas tertentu mungkin lebih hemat biaya dibanding yang lain. Penting untuk menyadari bahwa investasi awal biometrik dapat dan cukup sering diperoleh dalam waktu singkat untuk memperoleh pengembalian investasi cepat (ROI).” 

Lingkungan

Tempat di mana solusi akses kontrol dipasang juga memainkan peran penting dalam keakuratannya. Misalnya, pengenalan wajah atau iris mungkin tidak berfungsi dengan baik di lingkungan yang kurang cahaya. Sebelum memutuskan modalitas, pertimbangkan faktor-faktor ini dan, jika perlu, lakukan modifikasi pada lingkungan seperti menambahkan lampu untuk hasil yang lebih baik.

Skala

Berapa banyak perangkat yang perlu Anda pasang juga harus dipertimbangkan. Di sinilah biaya, serta kecepatan dan ketepatan, menjadi penting. Proyek-proyek besar, seperti sistem identifikasi nasional India, menggunakan sidik jari serta pengenalan iris untuk akurasi dan kemudahan penggunaan.

Kesimpulan

Sidik jari tetap menjadi modalitas paling populer di pasar karena penerimaan dan biaya awal. Akan tetapi laporan menunjukkan bahwa beberapa industri, seperti sektor keuangan, bergerak lebih jauh menuju biometrik vaskular untuk akurasi yang lebih baik. Pengenalan iris juga semakin populer di beberapa sektor karena tingkat akurasinya yang relatif tinggi. Selain itu terjadi juga peningkatan minat untuk autentifikasi dua faktor.

Pada akhirnya, keputusan harus diambil setelah mempertimbangkan faktor-faktor yang disebutkan di atas.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar