11 April 2016 | Sukron - Redaksi | CCTV

Inilah Keunggulan Sony Network Video Management System Terbaru

Network Video Management System terbaru milik Sony (NVR dan VMS) memberikan solusi yang fleksibel dalam mengatur, menyimpan dan menganalisa video keamanan. Sistem ini dirancang untuk diterapkan pada area komersial, fasilitas kota, sarana transportasi, bank, sekolah atau hotel.

Alat perekam Sony ini ini mendukung sekali untuk banyak jenis format kamera IP termasuk kamera CCTV paling canggih yakni Sony 4K. Tambahan ruang penyimpanan dan dan manajemen content mampu memperkuat performa dari Sony 4K. Hal ini bisa memberikan pilihan kepada pasar untuk memilih sistem yang tergantung pada kebutuhan dan dana.

“NVR dan software baru ini mendukung seluruh kegiatan pengamanan di sebuah banyak tipe bangunan,” kata Atsushi Seki, Direktur Pengembangan Bisnis Sony Electronics. Selain itu, Atsushi melanjutkan, seiring dengan meningkatnya permintaan video dengan resolusi tinggi, maka gambar dari video Sony 4K saat ini bisa dikombinasikan dengan penyimpanan 4K yang membuat penggunanya diuntungkan dengan data yang ditail dari resolusi tinggi 4K untuk meningkatkan kewaspadaan dan mendapatkan gambar yang detail”

Fitur-fitur penting dari Network Video Management System dari Sony:

  • Live view baik secara lokal atau remote/playback dan search capabilities.
  • Bisa digunakan pada berbagai macam perangkat seperti PC, tablet dan smartphone.
  • Fleksibel untuk digunakan dengan sistem analityc bawaan pada kamera baru
  • Mendukung seluruh kamera Sony termasuk kamera 4K.

Sistem perekaman baru dari Sony ini akan tersedia dalam dua edisi, yakni edisi Standar, untuk usaha kecil menegah dan enterprise, untuk organisasi yang lebih besar. Edisi standar dari sistem ini bisa menkoneksikan hingga 288 kamera dengan 40 kamera untuk satu unit NVR. Edisi enterprise mampu mengkoneksikan 4096 kamea dengan 100 untuk satu unit NVR.

Video Management Software baru ini diperkirakan akan ada dipasaran pada bulan Juli 2016 sedangkan untuk NVR akan tersedia pada bulan Desember 2016.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar