26 April 2016 | Sukron - Redaksi | CCTV

VIVOTEK Bekerjasama dengan VIDEONETICS untuk Menyediakan Sistem LPR di India

VIVOTEK, perusahaan penyedia sistem video pengawas IP, baru-baru ini mengumumkan telah bekerjasama dengan VIDEONETICS, salah satu perusahaan video management dan software analytic yang paling berkembang di India. Kedua perusahaan ini telah bekerjasama dalam beberapa tahun untuk membuat sistem LPR (License Plate Recognition) dan telah sukses memasang sistem tersebut untuk beberapa proyek di India.

Sistem LPR yang terintegrasi

VIVOTEK dan Videonetics bekerjasama untuk memastikan teknologi inovatif tersebut melalui Sistem Intelligent Traffic Management milik Videonetic. Sistem tersebut dirancang khusus untuk menggantikan sistem pelacakan, pengaturan dan analisa kendaraan secara manual serta menegakan peraturan lalu lintas untuk keselamatan warga.

Bersama dengan kamera IP VIVOTEK, Videonetic menawarkan proses video analytic yang real-time untuk mendeteksi dan melacak  orang dan lalu lintas yang membuat sistem LPR ini sebagai solusi yang komplit.

“Videonetics menawarkan ANPR (Automated Number Plate Recognation), pendeteksi pelanggaran lampu merah atau RLVD (Red Light Violation Detection) dan e-challan (kartu tilang elektronik) yang semua itu ada pada potofolio Traffic Management Solution. Ini merupaka sistem software yang sesuai untuk pemantauan lalu lintas, penegakan hukum, manajemen parkir, mengatur kendaraan masuk dan keluar. Kami senang bekerjasama dengan VIVOTEK untuk menyediakan LPR (License Plate Recognation) yang dapat diandalkan untuk pasar di India” kata Avinash J Trivedi, kepala pengembangan bisnis Videonetics.

Permintaan sistem LPR semakin meningkat di India

Sanjev Gulati, Country Manajer India VIVOTEK mengatakan, “Permintaan sistem LPR semakin meningkat di India. Kerjasama dengan Videonetic ini akan memperkuat kami dan memperluas keberadaan kami dalam aplikasi manajemen lalu lintas. Kami ingin menyediakan sistem dengan interoperabilitas yang bagus untuk pelanggan dari rekan kami dan kedepanya mempertahankan perkembangan bisnis kami di India”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar