10 Juni 2016 | Denny - Redaksi | CCTV

Boyolali Berencana Boyong 1.000 CCTV Demi Program Smart City

Ilustrasi kamera CCTV

Pemerintah Kabupaten Boyolali segera mewujudkan program smart city dengan pembelian 1.000 unit kamera CCTV. Untuk itu, Bupati Boyolali Seno Samodro menginstruksikan Dinas Perhubungan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Boyolali untuk merancang kebutuhan anggaran pembelian kamera CCTV tersebut.

Rencananya, 1.000 unit kamera CCTV tersebut akan dipasang di sepanjang jalan milik kabupaten dengan total 560 kilometer. Seno mengatakan, masyarakat Boyolali juga akan dijamin keselamatannya di jalan raya atau di tempat umum dengan keberadaan kamera CCTV ini.

"Jika ada peristiwa kejahatan, bisa langsung terekam kamera CCTV yang ada. Ini akan memudahkan petugas kepolisian melacak pelaku kejahatan di jalan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ucap Seno.

Pemasangan 1.000 kamera CCTV ini merupakan bagian dari proyek smart city yang akan dikembangkan Pemkab Boyolali dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Boyolali Bony Facio Bandung, menyampaikan belanja 1.000 kamera CCTV akan dilakukan pada anggaran 2017. Dia memprediksi, harga CCTV yang memiliki kualitas cukup bagus berkisar Rp 5 juta per unit. "Jadi, anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 5 miliar, itu belum dengan perangkat lainnya,” kata Bony, Senin (23/5/2016) lalu.

Menurut data,  Dishubkominfo tahun ini baru memasang lima CCTV di berbagai tempat, yakni di Kompleks Pemkab Boyolali, di sekitar bulevar, dan di Simpang Lima.

Meski begitu, Dishubkominfo mengaku belum menghitung berapa jarak ideal antara satu CCTV dengan yang lainnya. Tapi tetap saja prioritas pemasangan pada tahap awal akan berada di persimpangan-persimpangan jalan.  “Yang jelas nanti di setiap perempatan atau pertigaan jalan akan ada kamera CCTV.”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar