11 Juli 2016 | Sukron - Redaksi | CCTV

Perluas Jarak Transmisi Kamera CCTV dengan Menggunakan Video Balun

Mungkin sudah tidak asing lagi untuk para pemain kamera CCTV tentang istilah Video Balun. Video Balun atau yang dikenal juga dengan nama Twisted Pair Transmision adalah salah satu teknik mentransmisikan sinyal video melalui kabel UTP. Video Balun merupakan alat yang menggantikan kabel coaxial dengan kabel UTP. Balun atau Balance-Unbalance CCTV biasanya berupa transformer, di mana satu sisi terhubung ke kabel coaxial (kabel sinyal dan ground) dan sisi lainnya ke kabel UTP CAT5 (floating/mengambang terhadap ground). Diperlukan 2 unit balun untuk 1 tarikan kabel UTP CAT5. Balun pertama dipasang dekat kamera dan unit lainnya dipasang dekat DVR.

Baik buruknya suatu balun dapat diketahui dari nilai CMMR-nya (Common-Mode Rejection Ratio). Balun yang baik mempunyai nilai CMMR sekitar 60 dB, sedangkan balun dengan nilai CMMR sekitar 30 db termasuk kurang bagus.

Ada 2 tipe balun, pasif dan aktif. Balun tipe pasif tentu mempunyai jarak maksimal yang lebih pendek dibandingkan balun aktif. Balun pasif tidak melibatkan power supply sama sekali, berbeda dengan balun aktif yang memerlukan power supply.

Munculnya cara ini untuk mentransmisikan sinyal video tentunya memiliki beberapa keunggulan sebagai alternatif para integrator untuk memuaskan pelanggannya: salah satu keuntungan dari Video Balun adalah dari segi harga, seperti yang kita tahu harga kabel coaxial lebih mahal daripada harga kabel UTP. Terlebih cara ini bisa mentransmisikan video hingga 1000 meter/ 1 km, bahkan jika menggunakan balun aktif bisa melebihi itu. Kabel UTP lebih mudah dipasang karena ukuran kabel ini relatif lebih kecil dan lebih ringan dibanding kabel coaxial, hal ini berarti pelanggan dapat menghemat biaya dan wakti instalasi. Yang paling penting adalah cara ini dapat mengurangi interferensi (gangguan sinyal) dan noise, karena kabel UTP yang bentuknya terpilin lebih tahan terhadap pengaruh frekuensi dibandingkan dengan kabel coaxial.

Perbedaan kabel coaxial dengan kabel UTP

Kabel Coaxial atau populer disebut “coax” adalah jenis kabel yang menggunakan dua konduktor. Pusatnya berupa inti kawat (core) yang dilapisi dengan sekat dan dilapisi lagi dengan konduktor kawat berselaput. Kabel ini biasa digunakan untuk jaringan dengan bandwidth besar, seperti untuk infrastruktur kamera CCTV.

Kabel coaxial memiliki berbagai kelebihan di antaranya:

  • Kecepatan transmisi yang cukup tinggi.
  • Teknologi yang digunakan sudah sangat umum, karena penggunaan jenis kabel ini sudah berlangsung  puluhan tahun
  • Peka terhadap isyarat

Adapun kelemahanya yaitu:

  • Instalasi kabel ini terbilag cukup rumit
  • Biaya pemeliharaan cenderung lebih mahal
  • Sangat berpengaruh terhadap temperatur di dalam kabel
  • Jangkauan kabel ini terbatas, untuk memperkuat sinyal dibutuhkan repeater.

Sedangkan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga dengan lapisan plastik dan terbungkus lagi dengan bahan lapisan yang dapat melindungi kabel dari kerusakan. Sesuai dengan namanya “twisted”, kabel ini terdiri dari empat pasang inti kabel yang terpilin di mana masing-masing pasangannya memiliki kode warna berbeda untuk memudahkan instalasi.

Sesuai dengan tema di atas tentang video balun, memang kabel UTP ini memilik beberapa keunggulan antara lain:

  • Harga lebih terjangkau dibandingkan dengan kabel coaxial
  • Proses instalasi yang mudah
  • Mudah dalam pengerjaan crimping kabel, karena diameternya yang kecil sehingga kabel ini cocok dengan konektor RJ 45 merek apa pun
  • Saat ini kabel UTP banyak digunakan oleh para teknisi baik untuk outdoor maupun indoor, karena kualitas kabel ini sudah mulai diperhitungkan.

Di samping banyak kelebihan yand ada pada kabel UTP, ada juga beberapa kelemahanya di antaranya:

  • Tidak kuat menahan interference (gangguan dari luar seperti arus listrik, cuaca, dll.)
  • Karena sifatnya yang lentur dan mudah terkelupas, maka kabel ini tidak cocol untuk medan yang agak berat dan ekstrim.
  • Banyak sekali jenis kabel UTP yang berdar di pasaran, sehingga perlu kejelian untuk memilih kabel UTP yang berkualitas.

Demikian salah satu alternatif pentransmisian kamera CCTV yang mungkin di beberapa kondisi diperlukan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar