25 Agustus 2016 | Reza - Redaksi | CCTV

Hanwha Techwin Menjamin Akuisisi Tidak Merubah Kualitas Produk

General Manager PT MCI, Lisuno

Sejak 2015 lalu, Hanwha Holdings telah resmi mengakuisisi Samsung Techwin sekaligus merubah nama menjadi Hanwha Techwin. Hal tersebut mengundang kekhawatiran tersendiri di kalangan konsumen setia Samsung Techwin di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Pasalnya, nama Hanwha Techwin masih terasa asing di telinga para pemain perangkat sistem keamanan di Indonesia.

Untuk itu, pada selasa (23/8/2016) Hanwha Techwin bersama distributor resminya, PT Mandiri Cipta Integrasi (MCI), mengadakan acara Hanwha Techwin Partner’s Day di Bali Room Kempinski Hotel Jakarta. Acara ini bertujuan mempertemukan pihak principal secara langsung dengan para mitra kerja di Indonesia agar bisa mengkomunikasikan segala informasi terkait akuisisi secara mendetail. Kepada Indo Security System, Lisuno, General Manager PT MCI menuturkan, masyarakat tidak perlu panik dengan adanya akuisisi perusahaan.

Menurutnya, akuisisi hanya sebuah proses perubahan yang lumrah dan sering terjadi di banyak perusahaan di dunia. Dia melihat kekhawatiran yang ada saat ini merupakan dampak dari ulah para kompetitor yang memanfaatkan isu perubahan nama perusahaan sebagai strategi bisnis. “Saya rasa ini tidak ada masalah ya, sudah banyak perusahaan yang melakukan akuisisi atau merger. Jadi tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Memang dalam kompetisi bisnis, isu seperti ini sudah biasa digunakan oleh para kompetitor,” ujarnya di sela-sela acara.

Dia melanjutkan meski terbilang baru di tanah air, namun dalam level internasioal Hanwha Techwin adalah perusahaan yang sudah masuk dalam jajaran 10 besar perusahaan kelas dunia dan sudah memiliki pengalaman di berbagai bidang bisnis. “Sudah banyak bidang yang mereka tangani mulai dari insurance, panel surya, properti, industri pertahanan militer, dan mereka juga bergerak di bidang kontraktor. Hanwha adalah perusahaan besar yang sudah masuk 10 besar dunia.”

Maka dari itu, tidak ada yang namanya penurunan kualitas, mutu produk akan terjamin tetap sama seperti sebelumnya. Pasalnya, proses akuisisi dilakukan secara menyeluruh bukan sekadar mengubah nama.  Artinya semua operasi riset, manufaktur produk dan pengembangan teknologi video pengawasan turut diambil alih Hanwha. “Tidak ada yang berubah, ini hanya ganti baju sajalah istilahnya. Yang diambil alih bukan hanya nama tapi semuanya, jadi produk tetap compatibility.”

Soal pergantian nama brand, Lisuno menuturkan masih belum ada informasi dari prinsipal yang sampai saat ini masih menggunakan nama Samsung Wisenet. Pergantian nama tidak seperti membalikan tangan, tapi membutuhkan proses. Sekadar catatan, jalannya acara terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 08:00 WIB hingga 13:00 WIB, dihadiri sejumlah perusahaan pengembang tanah air. Sedangkan sesi kedua diadakan pada pukul 14:00 WIB hingga 19:00 WIB. Sederet produk kamera CCTV pun turut dipamerkan di dalam Bali Room. Selain memajang produk, acara juga menyajikan demo produk yang dipandu langsung oleh dua orang perwakilan principal Hanwha, Yu Jin Seok, Head of Hanwha for South East Asia; dan Eric Kim, Senior Research Engineer Hanwha.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar