Share

Kepastian data mengenai jumlah pengunjung Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih simpang siur, hal ini diakibatkan masih banyaknya wisatawan TNGR yang memasuki lokasi melalui jalur tidak resmi. Karena itu pihak pengelola TNGR mulai berbenah diri untuk mempersiapkan sistem pencatatan data pengunjung dan pengawasan berbasis teknologi digital.

Terkait itu, teknologi yang akan diterapkan adalah booking online dan kamera pengawas (CCTV). Kepala Bagian Tata Usaha Balai TNGR Mustafa Imran Lubis mengatakan, sistem booking online dapat memaksimalkan pelayanan kepada wisatawan, sekaligus memantau data pengunjung secara lebih akurat.

Untuk masalah pengawasan, Balai TNGR menyiapkan sejumlah CCTV yang akan memonitor sekitar 70 persen area TNGR, sehingga pengawasan terhadap wisatawan yang berkunjung bisa dilakukan dengan mudah dan secara real-time. Dia pun berharap program digital ini bisa benar-benar terealisasi pada tahun 2017.

“Saat ini sudah kita mulai, kerja sama dengan Balai Wisata Sungai Wilayah Nusa Tenggara I. Bisa memantau secara real-time. Kita sudah bangun satu tower di Segara Anak. Dengan sistem itu, kita bisa melakukan pembatasan pengunjung, dan mengontrol kalau sudah melebihi kuota. Mudah-mudahan 2017 sudah mulai digunakan," jelasnya.

Related Articles

News Card image cap
  denny  27 September 2018
 27 September 2018
News Card image cap
  denny  19 January 2017
 19 January 2017
CCTV Card image cap
  denny  14 February 2017
 14 February 2017
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.