10 Oktober 2016 | Reza - Redaksi | CCTV

Wisatawan Kerap Melalui Jalur Tidak Resmi, TNGR Upgrade Sistem Pengawasan

Foto : Kawah Plawangan Senaru di Taman Nasional Gunung Rinjani

Kepastian data mengenai jumlah pengunjung Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih simpang siur, hal ini diakibatkan masih banyaknya wisatawan TNGR yang memasuki lokasi melalui jalur tidak resmi. Karena itu pihak pengelola TNGR mulai berbenah diri untuk mempersiapkan sistem pencatatan data pengunjung dan pengawasan berbasis teknologi digital.

Terkait itu, teknologi yang akan diterapkan adalah booking online dan kamera pengawas (CCTV). Kepala Bagian Tata Usaha Balai TNGR Mustafa Imran Lubis mengatakan, sistem booking online dapat memaksimalkan pelayanan kepada wisatawan, sekaligus memantau data pengunjung secara lebih akurat.

Untuk masalah pengawasan, Balai TNGR menyiapkan sejumlah CCTV yang akan memonitor sekitar 70 persen area TNGR, sehingga pengawasan terhadap wisatawan yang berkunjung bisa dilakukan dengan mudah dan secara real-time. Dia pun berharap program digital ini bisa benar-benar terealisasi pada tahun 2017.

“Saat ini sudah kita mulai, kerja sama dengan Balai Wisata Sungai Wilayah Nusa Tenggara I. Bisa memantau secara real-time. Kita sudah bangun satu tower di Segara Anak. Dengan sistem itu, kita bisa melakukan pembatasan pengunjung, dan mengontrol kalau sudah melebihi kuota. Mudah-mudahan 2017 sudah mulai digunakan," jelasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar