12 Oktober 2016 | Reza - Redaksi | CCTV

Butuh Tambahan CCTV, Lapas Kelas IIB Sintang Harapkan Bantuan Pemerintah Pusat

Foto : Ilustrasi Pengamanan Dalam Lapas

Beberapa waktu lalu sempat terjadi insiden kaburnya tiga tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sintang. Belajar dari pengalaman, pihak otoritas Lapas pun tak mau kecolongan lagi. Adapun kendala yang dihadapi hingga terjadinya insiden tersebut adalah kurangnya personel petugas Lapas.

Terkait itu, Kepala Pengamanan Lapas Kelas II B Sintang, Feri Kurniawan menilai perlunya penambahan pemasangan kamera pengawas (CCTV) guna menunjang pengamanan di dalam Lapas. “Kami tidak mau kecolongan lagi,” tegas Feri.

Lebih jauh Feri menuturkan, sejatinya di dalam wilayah Lapas saat ini telah terpasangkan delapan unit kamera pengawas (CCTV), yang telah dipasangkan di sejumlah titik di wilayah Lapas. “Delapan CCTV itu kami letakkan di setiap blok, area berkumpul, lapangan bola, porter Lapas dan pagar keliling. Kemudian, tiga titik di setiap pos,” jelasnya.   

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa jumlah kamera pengawas (CCTV) yang ada saat ini dinilai masih belum ideal untuk menunjang sistem pengamanan Lapas. Menurutnya, perlu ditambahkan lagi beberapa unit kamera pengawas (CCTV) untuk melengkapi yang sudah ada. Dia melanjutkan, idealnya Lapas Kelas II B Sintang, memiliki 16 kamera pengawas (CCTV).

Dia pun berharap pemerintah pusat memberikan bantuan untuk penambahan unit kamera pengawas, yang nantinya akan dipasangkan di sejumlah titik, antara lain; di ruang besuk atau kunjungan, di lorong-lorong dapur, di lorong-lorong tempat berjalan, dan tempat ibadah. “Ke depan diupayakan akan ada penambahan delapan titik lagi hingga jadi 16 CCTV. Delapan CCTV yang sudah ada ini berasal dari anggaran Lapas, mudah-mudahan tahun 2017 ada tambahan CCTV dari bantuan pusat,” harapnya. 



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar