20 Oktober 2016 | Reza - Redaksi | CCTV

Berantas Pekat, Bupati Banyumas Akan Sebar CCTV di Sejumlah RTH

Foto : Ilustrasi Sepasang Kekasih Yang Tengah Memadu Kasih di Taman

Ruang Terbuka Hijau (RTH) sejatinya dibuat untuk menjadi salah satu tempat rekreasi dan interaksi masyarakat. Namun demikian, masih saja ada oknum warga yang memanfaatkan lokasi RTH sebagai tempat berbuat senonoh. Salah satu tindakan yang kerap dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab di RTH adalah tindakan asusila. Tindakan yang merupakan salah satu penyakit masyarakat (Pekat) ini sering terjadi dan menjadi permasalahan tersendiri di Kabupaten Banyumas.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menuturkan beberapa waktu belakangan, RTH sering disalah-gunakan sebagai tempat mesum oleh sejumlah ABG, beberapa di antaranya yang pernah tertangkap basah bahkan masih menggunakan seragam sekolah. 

Dia menjelaskan, Pemkab bahkan sudah menambah lampu sorot taman dan tidak memperbolehkan kunjungan pada malam hari. Namun ternyata tetap dilakukan sejumlah pasangan muda-mudi pada siang menjelang sore hari, bahkan sekarang dilakukan di ruang yang cukup terbuka. Keluhan juga datang dari pengunjung Taman Bale Kemambang dan Taman Satria Berkoh yang beberapa kali melihat pasangan muda-mudi “bercumbu” pada malam hari.

Menurut Husein, sejauh ini operasi atau razia penyakit masyarakat sudah gencar dilakukan oleh Satpol PP Banyumas. Bahkan sejauh ini juga sudah banyak yang terjaring razia, termasuk pelajar. Namun hal itu belum menimbulkan efek jera, mengingat sampai saat ini masih cukup banyak terjadi aksi nekat pasangan muda-mudi yang melakukan tindakan mesum, bahkan di siang hari.

Kedepannya, Husein menegaskan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan kunjungan sejumlah taman dengan menggunakan video kamera. “Pemkab akan berupaya menyiapkan terobosan untuk meningkatkan pengawasan, salah satunya akan dipasang video kamera. Dengan adanya video kamera itu, harapannya bisa meminimalisir bahkan menghilangkan tindakan-tindakan mesum yang terjadi di taman atau ruang terbuka,” ujar Bupati bergelar Insinyur itu.

Meski demikian, Husein juga mengharapkan partisipasi dan peran aktif masyarakat, termasuk pengawasan dari orang tua. Menurutnya, permasalahan ini menjadi permasalahan bersama, baik pemkab maupun masyarakat. “Kalau ada yang melihat, langsung laporkan saja. Minimal ya lapor ke petugas taman,” tegasnya. 



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar