27 Oktober 2016 | Denny - Redaksi | CCTV

Kota Banda Aceh Kini Dipantau 40 CCTV

Peresmian Gedung Banda Aceh Madani Center

Berbagai area publik di Kota Banda Aceh seperti ruas jalan atau taman kini dipantau oleh 40 kamera CCTV selama 24 jam. Seluruh kamera CCTV ini terhubung ke monitor di command center room Banda Aceh Madani Center melalui kabel serat optik.

Peresmian ruang pemantauan sekaligus gedung Banda Aceh Madani Center ini dilakukan oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, yang disaksikan Ketua DPRK, Arief Fadillah, dan Kepala Dishubkominfo, Muzakkir Tulot, Senin (24/10/2016) lalu.

Illiza mengatakan, saat ini Banda Aceh sebenarnya memiliki 100 unit CCTV. Namun yang terhubung ke command center room baru 40. “Keberadaan Madani Center adalah untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat seperti mengawasi lalu lintas, ketertiban pasar, kebersihan, serta membantu penegak hukum dalam penyelidikan kasus hukum,” ujarnya.

Seluruh kamera tersebut tersebar di beberapa lokasi, seperti ruas jalan protokol yaitu Jalan Daud Beureueh, Jalan Panglima Polem, Jalan Pocut Baren, Pasar Peunayong, Taman Sari, perkantoran dan sejumlah fasilitas publik dan objek wisata di Banda Aceh.

Selain memantau kondisi, Illiza keberadaan CCTV juga dapat digunakan untuk memonitor aktivitas dan kinerja petugas di lapangan. Pihaknya pun berkomitmen akan terus menambahkan jumlah kamera CCTV. Sehingga semua sudut kota Banda Aceh akan terpantau melalui Madani Center.

Sementara, Kepala Dishubkominfo Banda Aceh Muzakkir Tulot membenarkan rencana penambahan kamera dengan jaringan kabel optik. Tak hanya itu, semua fasilitas publik akan memiliki kamera pengawasan. Bahkan data rekaman aktivitas kota yang terekam dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar