02 November 2016 | Desy - Redaksi | CCTV

Bosch Rilis Video Management System 7.0

Bosch Security System rilis software Video Management System 7.0 (Bosch VMS 7.0), yang akan mengizinkan operator keamanan untuk mengelola video stream beresolusi tinggi secara efektif dalam pekerjaan mereka sehari-hari.

Dengan tingkat kamera video yang berkembang, melacak data video beresolusi tinggi yang terus meningkat menjadi lebih menantang. Di tempat-tempat seperti stasiun kereta api dan bandara di mana banyak kamera yang dibutuhkan, beban sebuah workstation sangat tinggi. Jika sebuah workstation terlalu berlebihan, aplikasi klien kadang akan mengalami lag.

Ini rintangan besar untuk operator keamanan yang perlu melihat banyak kamera di saat bersamaan untuk mempertahankan peninjauan sebuah lokasi yang lengkap dan tidak terinterupsi, seperti terminal bandara.

Akan tetapi dengan Bosch VMS 7.0 yang baru, pengguna mampu menggunakan banyak kamera UHD (Ultra High Definition) secara terbuka tanpa harus khawatir aplikasinya menjadi lambat. Bosch VMS 7.0 menggunakan teknologi “streamlining”. Teknologi ini secara otomatis menunjukkan resolusi video optimal di layar. Jika seorang operator perlu melihat banyak kamera secara bersamaan, Bosch VMS 7.0 dengan otomatis menggunakan stream beresolusi yang lebih rendah. Ketika gambar yang diperbesar perlu di-zoom atau dilihat dalam layar penuh, misalnya, stream beresolusi lebih tinggi dipilih secara otomatis. Fitur ini menggunakan kemampuan multi-stream yang tersedia pada kamera video Bosch IP dan bekerja di workstation yang telah ada.

Fitur Bosch VMS 7.0 yang lain adalah komunikasi terenkripsi antara kamera Bosch dan VMS. Seorang manajer keamanan dapat memilih untuk mengenkripsi semua kontrol komunikasi dan video melalui koneksi HTTPS yang aman, mengurangi risiko sistem yang diretas.

Bosch VMS 7.0 juga menawarkan panduan keamanan IT kepada para pelanggan, yang menjelaskan bagaimana mengatur sistem yang aman. Dokumen tersebut menjelaskan bagaimana mengkonfigurasi Bosch VMS untuk sistem operasi Windows dan bagaimana cara menggunakan kamera video terhadap akses tak berizin.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar