20 Maret 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Titik Rawan Bencana Alam di Boyolali Akan Dipantau CCTV

Ilustrasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera memasang kamera CCTV di titik rawan bencana alam, seperti banjir dan rawan longsor.

Titik-titik yang akan dipasangi CCTV adalah Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, yang merupakan daerah di sekitar Gunung Merapi, Desa Sipendok, Kecamatan Ampel, dan di Desa Mriyan, Kecamatan Musuk. Seluruhnya dipantau karena sering terjadi tanah longsor.

Kepala BPBD Bambang Sinuharjo mengatakan, CCTV akan digunakan untuk memantau situasi dan kondisi di lokasi rawan bencana itu secara real time. Jika terjadi sesuatu, maka timnya akan cepat dalam penanganannya.

“Pemasangan kamera CCTV ini termasuk tindakan pra atau sebelum bencana. Misalnya terjadi longsor di suatu tempat, kami bisa segera melakukan tindakan yang diperlukan,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan survei untuk menentukan lokasi strategis untuk memantau rawan bencana. Jika tidak menemui kendala, pengadaan CCTV beserta perangkat lainnya bisa dilaksanakan dalam dua bulan ke depan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar