03 Mei 2017 | Reza - Redaksi | CCTV

Pemkot Depok Butuh Bantuan CSR Swasta Untuk Pengadaan CCTV

Wali Kota Depok, Muhammad Idris
Maraknya aksi kriminal di jalan raya membuat pihak kepolisian mendesak pemerintah kota (Pemkot) Depok segera memasangkan sejumlah kamera pengawas atau CCTV di sudut-sudut kota. Berdasarkan permintaan dari kepolisian, tiap satu kilometer dibutuhkan satu CCTV. Selain kawasan Juanda, Margonda, UI, fly over, ada beberapa titik yang harus memiliki CCTV. Seperti perbatasan utara, selatan, barat. 
 
Akan tetapi keinginan ini masih sulit diwujudkan Pemkot Depok. Karena, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok jika mengacu pada APBD Kota Depok, maka pengadaan CCTV paling cepat pada tahun 2018, sedangkan Kota Depok sangat membutuhkan CCTV guna menekan angka kejahatan. Oleh karena itu Pemkot akan mencari jalan cepat, dengan meminta CSR pada pihak swasta. “Makanya akan kami kaji dan kemungkinan akan minta CSR,” ujar Wali Kota Depok Muhammad Idris.
 
Lebih lanjut dia menegaskan, agar semua pihak yang berada di Kota Depok dapat berkontribusi dalam pengadaan CCTV ini. Menurutnya, untuk dapat menekan angka kriminilatias diperlukan sinergi antara semua pihak.“Makanya kalau polisi punya panic button. Kita mesti bantu dengan pengadaan monitoring CCTV,” jelasnya.
 
Meski begitu, Idris mengaku belum memberikan informasi melalui surat resmi ke pengusaha di Depok perihal pengadaan CSR untuk cctv. “Belum, baru akan dikaji dulu baru memberikan surat resmi,”tutupnya.


Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar