12 Mei 2017 | Sawitri Kusuma - Markom Bosch | CCTV

Intip Manfaat Bosch Intelligent Video Analytics IVA Lebih Lanjut

Teknologi Intelligent Video Analysis mendukung operator untuk bekerja lebih produktif dan efisien

Sistem pengawasan bisa dianggap hal yang sangat kompleks. Apalagi jika kita dihadapkan dengan medan yang luas, ramai, atau disertai dengan kondisi cuaca yang menantang. Perlu konsentrasi penuh untuk mengawasi dari balik layar, terlebih untuk menangani area dengan deskripsi diatas. Karena kondisi inilah, butuh personel pengawas yang tanggap, tangkas, dan fokus dalam menjaga konsentrasinya untuk mengamati setiap gambar agar tak terlewat suatu kejadian pun. Namun begitu, kita tak bisa menghindar dari fakta bahwa menjaga konsentrasi 100% terus menerus itu mustahil.

Faktanya, majalah Security Oz menyatakan bahwa setelah 12 menit, operator cenderung melewatkan 45% aktivitas yang tertampil di layar. Kemudian, setelah 22 menit, hingga 95% hasil rekam terabaikan. Data berikut menggambarkan bahwa konsentrasi tinggi sekalipun tak dapat bertahan lama, seahli apapun operatornya.

Oleh karena itulah, Intelligent Video Analysis (IVA) diperkenalkan oleh BOSCH untuk meminimalisir dampak human error. IVA bekerja bagaikan ‘indera’ yang dapat mengidentifikasi objek atau perilaku yang dilihatnya, serta langsung mengirimkan sinyal kepada operator apabila tindakan dibutuhkan.

Ambillah contoh sebuah kawasan perkantoran. Setiap harinya gedung selalu padat oleh jumlah karyawan ataupun tamu, belum lagi jumlah kendaraan yang melintas dan parkir, serta banyaknya jenis kegiatan di gedung juga menuntut pentingnya Video Surveillance yang andal untuk dapat mendeteksi: penyusupan ke daerah terlarang, barang tertinggal, pemblokiran jalur emergency exit, dan gerak-gerik mencurigakan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan seperti area parkir. Untungnya, IVA dapat mengatasi ini semua.

Ingin tahu bagaimana IVA bekerja? Simak video dibawah ini.

 

 

 

 

Anda punya pertanyaan? Layangkan ke info.security@id.bosch.com saja!

www.boschsecurity.com

Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar