12 Mei 2017 | Reza - Redaksi | CCTV
Tips Dan Trik

Strategi Memilih Kabel Kamera CCTV Analog

Semua komponen pada kamera CCTV memiliki peran penting yang tak dapat digantikan satu sama lain. Salah satunya adalah kabel. Untuk pemilihan komponen yang satu ini, pengguna maupun calon pengguna dituntut teliti karena pemilihan kabel akan berdampak pada kualitas audio dan video yang didapat.

Beberapa waktu lalu Indo Security System berkesempatan bertemu dengan Manajer Penjualan Regional area Jawa dari Divisi Kabel & Sistem Keamanan PT Mitra Media Perkasa, Hence Koh, untuk membicarakan serba-serbi yang berkaitan dengan pemilihan kabel kamera CCTV yang tepat guna.

Menurutnya, hal pertama yang perlu dipahami adalah pembagian jenis kabel. Secara umum kabel CCTV dapat dibagi menjadi 3 jenis, yang masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.

1. KABEL CCTV 3 JALUR

Sesuai namanya, kabel yang biasanya sudah terpasang konektor ini memiliki 3 jalur yakni video, audio, dan power. Ukuran kabel jenis ini biasanya lebih kecil dari jenis Coaxial. Untuk penggunaan disarankan tidak melebihi jarak 40 meter karena dapat mengurangi kualitas video yang diterima.

2. KABEL COAXIAL

Kabel jenis ini biasa disebut juga kabelsatu jalur. Kabel tipe ini cocok dan baik digunakan untuk jarak jauh. Kabel ini hanya untuk video, sedangkan untuk kebutuhan audio atau power dibutuhkan kabel tambahan. Untuk penggunaan CCTV biasanya menggunakan kabel Coaxial bertipe RG59 atau RG6. Semakin jauh jarak tarikan kabel, maka kualitas gambar yang ditransmisikan akan semakin menurun.

3. KABEL COAXIAL + POWER

Secara fisik sama dengan kabel Coaxial, hanya saja jalur power terpisah di luar kabel inti video, tapi tetap menempel dan menjadi satu-kesatuan. Dengan kabel power, adaptor tidak perlu berada di dekat kamera, cukup menambahkan konektor DC atau disambungkan ke adaptor bawaan. Perlu diingat semakin panjang tarikan kabel akan berdampak pada penurunan voltase.

Setelah mengetahui jenisnya, pengguna atau calon pengguna kabel juga perlu jeli dalam pemilihan merek kabel. Merek berperan penting sebagai pengukur kualitas kabel karena perusahaan kabel baru bisa dikatakan baik apabila sudah terdaftar dalam Daftar UL. UL merupakan badan konsultasi dan sertifikasi keselamatan yang diakui di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Menurut Hence, masih sedikit merek besar yang beredar di Indonesia yang sudah terdaftar dalam Daftar UL.

Hence mengingatkan, alih-alih mengkhawatirkan peredaran kabel palsu, lebih baik masyarakat mewaspadai barang-barang yang membanjiri pasar. Menurutnya, saat ini mayoritas barang di pasar didominasi oleh beberapa merek yang diprediksi tidak akan muncul lagi di pasaran pada tahun mendatang. Karena biasanya merek yang tertera pada kemasan produk tersebut hanyalah tempelan penjual itu semata.

Untuk menghindarinya, masyarakat tinggal mencari tahu apakah nama perusahaan atau nomor UL pada kemasan tertera di situs resmi UL. “Tidak mudah untuk suatu merek atau suatu perusahaan mendapatkan sertifikasi UL. Setelah diajukan, tim riset dari UL akan datang melakukan pengecekan pembuatan kabel di pabriknya secara langsung.” Dengan begitu, merek yang masuk ke dalam Daftar UL pasti teruji kualitasnya.

Berikut tabel perbandingan kualitas gambar dengan jarak tarikan kabel :

 

 

 

 

Sumber : Majalah Indo Security System Vol.5 Edisi April-Mei 2017, Hal 48-49.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar