02 Juli 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Sistem Monitoring Batam Beroperasi Mulai Agustus

Ilustrasi

Kota Batam segera memiliki sistem monitoring yang terdiri dari 20 titik CCTV. Seluruh kamera tersebut saat ini terus dikebut pengerjaannya dan diharapkan sudah beroperasi pada Agustus 2017 nanti.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam Salim, mengatakan progres pemasangan tiang, dan saluran listrik tidak memakan waktu lama. “Tinggal pemasangan jaringan karena menggunakan sistem sewa,” ujarnya, Kamis (29/6/2017).

Lokasi 20 lokasi yang dipasang adalah Simpang Kuda, Nagoya Plaza, Pasar Induk Jodoh, Pura Seiladi, Tanjakan Southlink, Simpang BI, DPRD, Kantor Wali Kota, Asrama Haji/Welcome to Batam. Selain itu, gerbang selatan Dataran Engku Putri, Bundaran Madani, Pelabuhan Punggur, Pertigaan Sambau.

“Lokasi itu berdasarkan hasil rapat bersama antara Polda Kepri, Polresta Barelang, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang, Camat juga Komisi I DPRD Batam,” jelas Salim.

Tak hanya di lokasi itu saja, jalur lambat Sukajadi, Perumahan Casablanca, Pelabuhan Sekupang, Perumahan Delta Villa, Matakucing dan SP Plaza Batuaji juga tak luput dari pengawasan CCTV.

Sebelumnya, dari rencana 40 titik, Pemkot Batam tahun ini hanya akan dipasang di 20 titik saja. “Dari awalnya 70 kamera di 40 titik, kurang lebih tahun ini hanya 30 saja di 20 titik,” kata Salim.

Tak bisanya dipasang keseluruhan pada tahun ini karena adanya pengurangan anggaran dari semula Rp7 miliar menjadi Rp 5 miliar, sehingga pemasangan CCTV dilakukan secara bertahap. “Kami prioritaskan sesuai rekomendasi dalam rapat tahun lalu,” tuturnya.

Anggaran Rp5 miliar itu sudah termasuk pengadaan kamera, server, memori, tiang, listrik dan juga penyewaan link. Sementara untuk kamera CCTv saja akan menghabiskan Rp3 miliar. “Ini bertahap, 2018 sudah selesai pengerjaan semua kebutuhan CCTV,” pungkasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar