18 September 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Polrestabes Bandung Akan Jalankan Tilang CCTV

Bandung Command Center

Polrestabes Bandung segera berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Samsat Jabar sebelum menjalankan program tilang melalui CCTV. Pasalnya, tilang CCTV harus melibatkan pusat data yang terdapat di dua instansi tersebut. Hal ini masih menjadi kendala sebelum tilang CCTV di Bandung diterapkan.

"Kita sedang koordinasikan terlebih dahulu. Target saya ya secepatnya. Kita membutuhkan data base kendaraan. Tilang yang berbasis CCTV ini harus terkoneksi dengan Samsat," ucap Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Mariyono, Senin (18/9/2017).

Database yang dibutuhkan tersebut, sambung Mariyono, bukan hanya data kendaraan dari Kota Bandung. Data kendaraan dari luar Kota Bandung juga diperlukan pihak kepolisian.

"Yang dibutuhkan bukan hanya data (kendaraan) yang di Bandung saja, tetapi kendaraan seluruh Jawa Barat bahkan nasional karena yang datang ke Bandung juga banyak dari luar daerah. Karena Bandung ini kota wisata, jadi banyak yang ke sini. Sehingga perlu konektivitas," jelasnya.

Mariyono mengatakan, perlunya data kendaraan ini lantaran mekanisme penilangan dilakukan dengan cara mengecek nomor kendaraan. Kendaraan yang melanggar akan tertangkap oleh CCTV dan dilakukan pengecekan melalui nomor kendaraan.

"Ketika kamera menangkap pelanggar lalu lintas, nanti akan diperjelas nomor kendaraannya. Setelah itu di kroscek nanti akan muncul nama pemilik dan alamatnya. Jadi database dibutuhkan," paparnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar