20 September 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Tangkal Pungli di Jembatan Timbang, Kemenhub Pasang CCTV

Ilustrasi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengaktifkan kembali 141 unit pelaksana jembatan timbang kendaraan bermotor (UPPKB) di seluruh Indonesia. Namun sebelumnya Kemenhub akan menerapkan sistem teknologi terbaru yakni CCTV untuk pengawasan dan alat pemindai di sembilan jembatan timbang pilot project.

"Pemasangan alat yang terintegrasi di kantor pusat tersebut dimaksudkan untuk mengurangi tingkat pelanggaran dan pungutan liar," ucap I Ketut Suhartana, Kasubdit Audit dan Inspeksi Keselamatan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan di Palembang, belum lama ini

Dia menjelaskan, untuk menerapkan program tersebut, Kemenhub menggandeng Sucofindo. Sebagai tahap awal, pilot project bersama pihak ketiga berlaku di jembatan timbang di Seumadam, Aceh Tamiang; Sarolangun, Jambi, serta Senawar Jaya, Sumatera Selatan. Selanjutnya UPPKB Losarang, Jawa Barat; Wanareja, Jawa Tengah; Widang Tuban, Jawa Timur; dan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur. “Dua lainnya yang terdapat di Sulawesi kami kelola sendiri,” ujarnya.

Ketuk mengakui, 100 persen kendaraan angkutan barang yang melintas di jalan umum melanggar ketentuan batas maksimal daya angkut. Dari angka tersebut, 90 persen di antaranya melebihi batas toleransi hingga lebih dari 50 persen dari ketentuan. Hal ini tentu menjadi ladang pungli

Dirinya pun optimis sistem pengawasan terintegrasi ini menghilangkan pelanggaran dan pungli. Sebab, aktivitas jembatan timbang dapat dipantau secara online dan real time.  “Kami juga ingin memanusiakan sopir sebagai mana pilot di pesawat terbang,” akhirnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar