25 September 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Semua CCTV Lalu Lintas di Jatim Akan Terintegrasi

Ilustrasi

Polda Jawa Timur menegaskan bahwa seluruh kamera CCTV yang memantau lalu lintas di Jatim akan saling tersambung. Hal tersebut merupakan upaya Polda Jatim untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana memaksimalkan penegakan hukum lalu lintas.

“Kita bisa kembangkan yang sudah ada, regional traffic management centre (RTMC) yang itu betul-betul maksimal. Bisa interaktif, jadi nanti hanya dengan memantau CCTV, anggota di lapangan bisa berinteraksi dengan anggota di RTMC,” ucap Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Jumat (22/09/2017).

Hal ini tak terlepas dari uji coba penerapan tilang melalui CCTV yang dilakukan di Kota Surabaya. Menurut Machfud, penerapan tilang melalui CCTV ini sudah dikomunikasikan dengan criminal justice system. "Jadi dengan pihak pengadilan sudah disepakati bisa diberlakukan tilangnya," katanya.

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa sejak sosialisasi CCTV tilang dilakukan angka pelanggaran lalu lintas di dua titik ujicoba menurun signifikan. Dia tidak menyebutkan rinci berapa persen penurunannya. “Pengaruhnya sangat besar,” tuturnya.

Mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya itu menambahkan, teknologi canggih diperlukan tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, kecelakaan terjadi diawali oleh pelanggaran lalu lintas.

“Di Jawa Timur ini, 30 nyawa sia-sia di jalan per hari. Artinya, sebulan 300 nyawa melayang. Itu lebih ngeri dari korban kejahatan perang,” tukas Iqbal.






Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar