09 Oktober 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Ini Jenis CCTV Pemantau Lalu Lintas di Jakarta

Ilustrasi

Pemprov DKI Jakarta telah memasang kamera CCTV pada beberapa titik jalan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar. Berdasarkan jenisnya, kamera yang terpasang terbagi menjadi dua yakni CCTV fix dan yang memiliki fungsi pan, tilt serta zoom (PTZ).

"Bedanya, model fix hanya untuk pemantauan lalu lintas. Untuk model yang PTZ dapat mendekatkan gambar objek dan merekam serta hasilnya nanti dapat digunakan sebagai alat bukti sah di pengadilan," ujar AKBP Budiyanto, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ) dalam keterangan, Minggu (8/10/2017).

Ini sesuai dengan peraturan dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 272. Pasal tersebut dijelaskan untuk mendukung penindakan pelanggaran di bidang lalu lintas dan angkutan jalan dapat digunakan peralatan elektronik.

Hasil penggunaan peralatan elektronik dapat digunakan sebagai alat bukti pengadilan. Peraturan lain yang menguatkan adalah undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektroik. Dalam pasal lima disebutkan informasi elektronik serta hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah.

Model CCTV PTZ telah dipasang di 15 titik simpang yang ada di jalan protkol. Sebagai uji coba CCTV PTZ yang dilengkapi dengan pengeras suara sudah terpasang di simpang Kebon Sirih. CCTV ini dikendalikan di pusat pengendalian dimana saat ada pelanggaran petugas dapat langsung melakukan peneguran dan mengarahkan bagi para pelanggar.

Sedangkan untuk model CCTV fix sudah terpasang di 120 titik simpang jalan yang punya tingkat kemacetan tinggi. Kamera ini hanya dapat berfungsi untuk pemantauan saja. "Memang untuk pemantauan saja karena tidak dapat memperbesar gambar, terutama nomor kendaraan. Ini kesulitannya untuk menjadi alat bukti atau dokumen elektronik," kata Budiyanto.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar