31 Oktober 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

Dahua Sambut Era Kecerdasan Buatan di CPSE 2017 Tiongkok

Mr. Fu Liquan, Chairman of the Board, Dahua

Penyedia solusi video surveilans global, Dahua Technology mengadakan jumpa pers sebelum diadakannya 16th China Public Security Expo (CPSE 2017), Sabtu (28/10/2017) di Ritz-Carlton Hotel, Shenzhen, Tiongkok. Dalam acara tersebut, hadir para petinggi Dahua seperti Dahua Chairman, Mr. Fu Liquan; Dahua CEO, Mr. Li Ke, dan Dahua VP yang terdiri dari Mr. Michael Chen, Mr. Zhang Xingming, dan Mr. Zhang Wei.

Dalam kesempatan yang sama, diadakan pula dialog yang menghadirkan ahli di bidang industri dan juga pemerintah yaitu perwakilan Fudan University, Professor Jin Cheng; CTO IoT Department of Intel China, Mr. Zhang Yu; Komandan polantas Liuzhou City Public Security Bureau, Deputy Captain Long Haiyong. Mereka membahas munculnya kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat berguna bagi ekosistem industri.

Mr. Fu Liquan mengatakan rasa terima kasihnya atas dukungan para pelanggan dan mitra. "Dahua telah membentuk kompetensi dalam teknologi video surveilans. Mari bersama perkuat kemitraan. Dan kami akan fokus pada Artificial Intelligence dan membangun Ekosistem Industri untuk memanfaatkan tren yang sedang berkembang bersama."

Selama bertahun-tahun, Dahua selalu fokus pada pengembangan berbasis inovasi. Dahua juga berhasil melakukan transisi dari analog ke digital HD dan ke video cerdas, dari produk ke solusi kemudian ke layanan operasi, Dahua telah membuat prestasi yang luar biasa. Sedangkan dalam menghadapi era IoT, kemampuan Dahua juga sudah ditingkatkan dengan terus mengembangkan teknologi serta terus mengintegrasikan rantai nilai bisnis. Teknologi Dahua diharapkan hadir sebagai penyedia solusi cerdas video surveilans terkemuka.

Tak hanya itu, Dahua juga akan lebih memegang peranan dan menegaskan posisinya dalam program smart city dan pasar komersial. "Kami akan melakukan pemasukan skala penuh ke pasar konsumen, mempromosikan pengembangan merek Dahua di luar negeri, membangun infrastruktur penjualan dan layanan global. Dahua akan bermitra dengan perusahaan terkemuka di wilayah masing-masing untuk membentuk ekosistem industri yang fokus pada teknologi AI dan implementasinya di smart IoT.

Selama acara, Profesor Jin Cheng mengindikasikan bahwa video surveilans berdefinisi tinggi adalah kunci dari sumber data yang digunakan untuk sistem keamanan kota. Sedangkan teknologi AI digunakan untuk analisis sekaligus untuk pengenalan otomatis. Menurutnya, ini hanyalah permulaan, AI di masa depan akan berevolusi dari penginderaan dan persepsi terhadap kognisi dan kecerdasan yang lengkap.

Seiring dengan hal tersebut, beberapa tipe dari solusi Dahua Video Cloud dan solusi surveilans video akan diluncurkan dan dipamerkan menjadi satu produk dalam ajang CPSE 2017. Dahua juga akan merilis Magic Cube, yang dapat mengubah kemampuan Dahua Video Cloud menjadi microservice sehingga mampu mencapai penerbitan app store terpadu, manajemen terpadu, dan antarmuka terpadu. Hal ini memungkinkan konsumen mereka untuk mengembangkan solusi lengkap dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Kemudian, Dahua juga akan meluncurkan seri produk yang dilengkapi AI bernama DeepSense. Teknologi ini dapat menyediakan fitur-fitur seperti penyerapan bandwidth lebih sedikit, berlatensi rendah, memiliki keamanan tinggi, dapat diandalkan serta biaya perawatannya yang rendah. NVR DeepSense mengandalkan teknologi dari NVIDIA TX1 dan INTEL FPGA.




Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar