02 November 2017 | Denny - Redaksi | CCTV

November Ini, Tilang CCTV Mulai Diterapkan di Jakarta

Ilustrasi

Polda Metro Jaya mulai memberlakukan sistem tilang melalui kamera pemantau CCTV, per November 2017. Jika ada pengendara yang melanggar lalu lintas dan tertangkap kamera CCTV, langsung tertilang meski tidak ada polisi di lokasi.

Melalui akun Instagram Biro Multimedia Divisi Humas Polri, dijelaskan tahapan yang harus dilakukan bagi orang yang kena tilang melalui CCTV. Tahapan ini sebenarnya sama dengan yang harus dilalui pelanggar yang ditilang secara eletronik.

Dengan adanya e-tilang yang berbasis CCTV, pelanggar lalu lintas akan ter-capture dengan jelas baik jenis kendaraan maupun plat nomor kendaraan tersebut. Kemudian petugas mengirimkan data pelanggaran tersebut ke pemilik kendaraan tersebut berikut disertakan foto pelanggaran yang digunakan sebagai bukti faktual saat sidang di pengadilan.

Inilah prosedur tilang online yang akan dijalankan oleh Korps Lalu Lintas Mabes Polri diantaranya:

1. Polisi melakukan tilang
2. Polisi input data pelanggar menggunakan aplikasi e-Tilang
3. Nomor registrasi tilang dan denda terkirim otomatis melalui aplikasi e-Tilang milik pelanggar.
4. Pembayaran denda tilang bisa dilakukan melalui Bank atau mobile banking
5. Pengadilan memberikan putusan jenis pelanggaran dan denda yang harus dibayarkan
6. Jika ada kelebihan denda yang sudah dibayarkan dari putusan pengadilan, maka pihak Bank akan memberitahu pelanggar



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar