15 November 2017 | Reza - Redaksi | CCTV

Nyaris Rampung, Tol Soroja Bakal Dilengkapi Kamera Pengawas

Suasana Pengerjaan Proyek Tol Soroja

Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo akan meresmikan Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja). Kehadiran Tol Soroja diyakini dapat menjadi solusi kemacetan parah yang kerap terjadi di jalan arteri penghubung Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Kehadiran Tol Soroja akan memangkas waktu tempuh dari Kota Bandung menuju Kabupaten Bandung maupun sebaliknya, dari yang biasanya dua jam menjadi sepuluh menit saja. Lalu bagaimana keamanannya?

Direktur Utama Citra Marga Lintas Jabar Bagus Medi Suarso mengatakan, sebagai pelaksana proyek, pihaknya berupaya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna Tol Soroja. Karenanya, pihaknya memasang CCTV yang aktif 24 jam penuh di setiap satu kilometer Tol Soroja, termasuk pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Lebih lanjut dia menjelaskan, beban kerja penyelesaian tol sepanjang 10.55 kilometer tersebut adalah tinggal menyisakan pekerjaan finishing, seperti pemasangan PJU, CCTV, hingga drainase yang terus dikebut hingga 10 hari ke depan. Pihaknya berharap, sebelum akhir November 2017, Tol Soroja rampung 100 persen. "Sehingga, masyarakat yang melintas tak perlu khawatir terkait kemanan di sepanjang tol," ungkap pria yang akrab disapa Bagus tersebut.

Menanggapi itu, Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, setelah meninjau langsung ke lapangan, pihaknya optimistis pembangunan Tol Soroja akan rampung sepenuhnya pada akhir November 2017 mendatang dan bisa resmi digunakan masyarakat pada awal Desember 2017. "Alhamdulillah posisinya sesuai dengan yang dilaporkan, yakni 98,88%, yang 1,12%-nya tinggal yang lain-lain yang menyangkut marka jalan, PJU, pintu, dan beberapa pekerjaan lainnya, termasuk drainase," puji Iwa.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar