06 Desember 2017 | Reza - Redaksi | CCTV

Pemkab Trenggalek Meminimalisir Kecelakaan Melalui Pantauan CCTV

Ilustrasi Kecelakaan Lalu Lintas

Tanpa bermaksud mendeskreditkan siapa pun, namun faktanya tak semua orang punya kesadaran berlalu lintas yang baik. Sudah jadi sarapan sehari-hari ada saja para pelanggar lalu lintas yang berulah atas dasar keegoisan hingga tak jarang berujung pada insiden kecelakaan. Kondisi ini lah yang ingin diredam oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Trenggalek

Baru-baru ini, Pemkab Trenggalek mulai memasang sejumlah kamera pengawas atau CCTV di beberapa ruas jalan protokol. Tujuanya, untuk mempercepat proses penanganan kecelakaan lalu lintas maupun insiden lainnya. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Trenggalek Sigid Agus Hari Basuki mengatakan, pemasangan kamera pengawas tersebut ditempatkan di simpang empat maupun simpang tiga. Perlintasan jalan itu tersebar mulai dari Kecamatan Durenan hingga Kecamatan Trenggalek dengan jumlah total 10 titik.

"Lokasi-lokasi yang kami pasangi ini adalah titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas maupun kasus kriminalitas. Ini sebagai langkah kami untuk mengurangi risiko kecelakaan maupun mempercepat penanganan," katanya.

Menurutnya,pemasangan seluruh piranti kamera pengawas tersebut ditargetkan selesai pada Desember ini, sehingga bisa langsung dioperasikan pada awal tahun 2018 mendatang. Dia menambahkan, rencananya, pengoperasian CCTV tersebut akan dilakukan secara teintegrasi dengan melibatkan seluruh unsur yang berkaitan dengan lalu lintas dan jalan raya, mulai dari Kepolisian, Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD, Dinas Perhubungan, Satpol PP serta Jasaraharja. Seluruhnya akan tergabung dalam Traffic Accident Center (TAC).

"Tujuannya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, utamanya dalam bidang lalu lintas. Yang pertama adalah meminimalisir kecelakaan lalu lintas, kemudian mempercepat penanganan kecelakaan di TKP, serta memberikan pelayanan terpadu yang lebih cepat," jelasnya.

Penuturannya, program pemasanganan kamera yang menghabiskan anggaran Rp 100 juta ini juga akan dipakai sebagai alat pemantau kondisi lalu lintas maupun berbagai persoalan yang dimungkinkan terjadi di jalan raya. Selain untuk memantau kondisi jalan raya, pemasangan kamera pengawas tersebut diharapkan juga bisa memantau pergerakan pelaku kriminalitas yang dimungkinkan terjadi dan melintasi jalur-jalur utama Trenggalek. "Ini nanti bisa untuk mengevaluasi dan menganalisis sekaligus menyikapi apa yang terjadi di jalan raya. Jadi penanganan lebih cepat," imbuhnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar