10 Januari 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

Tekan Kecelakaan, Pemkot Surabaya Terus Tambah Jumlah CCTV

CCTV di Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menambah jumlah CCTV sebagai salah instrumen untuk pengatur lalu lintas. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya tahun ini bakal menambah 15 unit kamera CCTV analitik canggih. Kamera itu akan digunakan untuk menerapkan tilang dengan CCTV.

Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan pihaknya pada 2017 lalu sudah memasang lima CCTV analitik. Di antaranya di kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jalan Dharmawangsa.

Kemudian pada tahun 2018 ini, akan ditambah 15 CCTV yang dapat merekam pelanggaran lalu lintas. “Tahun lalu sudah kami pasang lima unit dan tahun 2018 ini kami tambahkan 15 unit lagi. Jadi, totalnya 20 kamera tilang dengan CCTV yang nantinya akan mengawasi para pengendara,” kata Irvan.

Menurut Irvan, CCTV ini bisa menekan angka kecelakaan di Kota Surabaya, terbukti pada saat uji coba rata-rata kecelakaan mencapai 427 kasus dalam sehari. Namun, setelah diterapkan tilang dengan CCTV, angka kecelakaan otomatis berkurang hingga tercatat kurang dari 100 kasus dalam sehari.

“Kalau dulu para pengendara takut karena ada petugas yang berjaga di lapangan, tapi sekarang mereka juga khawatir karena merasa diawasi oleh CCTV ini. Jadi, seakan menjadi shock therapy bagi pengendara, sehingga mereka lebih berhati-hati dan tidak melanggar lampu merah dan marka jalan,” ujarnya.

Manfaat lainnya, lanjut dia, CCTV ini dapat menjadi mata Dishub untuk mengetahui kondisi jalan di Kota Surabaya. Selain itu, Dishub juga akan menambah kamera khusus untuk mengetahui kecepatan kendaraan.

Jika tahun 2017 masih memasang satu unit kamera khusus di frontage road A Yani, maka pada tahun 2018 ini akan ditambah lima unit kamera khusus di beberapa titik rawan di Surabaya. “Nantinya, kamera khusus itu akan dipasang di jalan-jalan yang biasa dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi, seperti di Jalan MERR dan Kenjeran,” papar Irvan.

Ia juga memastikan seluruh jalan di Kota Surabaya yang dinilai rawan kecelakaan dan rawan kejahatan, secara bertahap akan dipasang kamera. Tujuannya, supaya Dishub bisa memantau langsung kondisi di lapangan dan bisa segera membantu.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar