15 Januari 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

Anggota DPRD Rembang Usul CCTV Dipasang di Pedesaan

Ilustrasi

Maraknya kasus kriminal di wilayah pedesaan Kabupaten Rembang beberapa waktu belakangan, memunculkan usulan soal kamera pengintai atau CCTV. Pemerintah desa diusulkan melakukan pengadaan kamera pengintai untuk dipasangan di beberapa titik strategis.

Seorang warga Desa Pangkalan Sluke, yang juga merupakan anggota Komisi C DPRD Rembang, Mohamad Imron mengungkapkan, pemasangan CCTV di kawasan pedesaan diperlukan bukan hanya untuk kemananan saja, melainkan juga ketertiban masyarakat. Menurutnya, idealnya kamera pengintai bukan hanya dipasang di satu titik saja, tetapi di beberapa lokasi yang dirasa strategis. Pemasangan bisa dilakukan di kawasan perbatasan desa, perempatan atau gapura masuk.

“Desa itu kan belakangan tidak aman situasinya. Maka saya memandang perlu mencoba untuk memasang kamera pengintai di titik strategis. Seperti kasus pencurian sapi kemarin di Pangkalan, ada orang yang mengaku melihat kendaraan pelaku, tetapi kan tidak ada bukti. Kalau ada CCTV, bukti bisa dengan mudah didapat,” terangnya.

Imron berkeyakinan, jika wacana ini diwujudkan, desa tidak akan mengalami kesulitan dari sisi pengadaan. Pasalnya, desa memiliki berbagai sumber pendanaan, seperti dana desa dan hasil lelang kekayaan desa. “Saya kira dana desa terlalu longgar (peruntukannya). Jalan poros antardesa sudah dibantu Pemkab. Jadi, kalau hanya untuk membeli kamera pengintai, ringan. Paling hanya membutuhkan dana Rp 25 juta untuk kemananan bersama,” tuturnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar