19 Januari 2018 | Reza - Redaksi | CCTV

Banyak Sampah di Jembatan dan Sungai, Pemkot Malang Perlu Tambah CCTV

Ilustrasi

Mayoritas masyarakat Kota Malang mulai gerah dengan aktivitas segelintir oknum warga yang sering menjadikan jembatan sebagai tempat pembuangan sampah.Di lapangan terdapat beberapa lokasi jembatan yang dijadikan warga sebagai tempat pembuangan sampah, salah satunya jembatan di kawasan Jalan Jupri, Bandulan Malang. Tidak hanya membuang sampah sembarangan di sudut-sudut jembatan, beberapa oknum warga juga sering tertangkap membuang sampah ke dalam sungai, oleh warga lainnya di sekitar.

Karenanya, Pemerintah Kota Malang diminta untuk menambah lokasi pemasangan CCTV. “Jangan hanya di Muharto saja. Di jembatan arah ke Bandulan juga sering saya lihat orang buang sampah di sana. Saya usul CCTV juga dipasang di jembatan itu,” keluh Siti Nur Yunanik, warga Bandulan Gang 4 soal berserakannya sampah di tempat yang tak seharusnya.

Tanggapan lain dilontarkan seorang warga Kasin, Agus Setiawan. Ia menjelaskan bahwa meskipun kawasan tersebut tidak memiliki jembatan ia pun merasa gregetan ketika melihat orang membuang sampah di jembatan dan sungai. Ia mengungkapkan bahwa dinas terkait jangan hanya memberikan hukuman dan imbauan saja. Akan tetapi juga menambah tempat sampah atau petugas di kawasan yang dimaksud. Beberapa warga lain pun juga turut berkomentar bahwa pemasangan CCTV juga harus memperhatikan keamanan dari CCTV sendiri. Karena rentan rusak atau bahkan dicuri.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Drs  Agoes Eddy Putranto menjelaskan bahwa memang pemasangan CCTV akan dikembangkan ke kawasan lainnya. Sedangkan mengenai penambahan tempat sampah, Agoes menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan truk pengangkut sampah yang lebih modern. Yakni compactor truck yang bisa menampung lebih banyak sampah karena memiliki alat penekan sampah. Dalam waktu dekat truk tersebut akan dioperasikan ke seluruh wilayah Kota Malang. “Nanti pasti akan kita pasang ditempat lain. Sementara itu dulu kita lihat perkembangannya yang di Muharto karena sudah sangat sering kalau disana. Nanti di kawasan Pasar  Induk Gadang dan Jembatan Sulfat akan menyusul segera,” tandasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar