05 Februari 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

Bandara Terbesar Kedua Meksiko Pakai Sistem Keamanan Bosch

Ilustrasi

Otoritas Cancun Airport Meksiko (Airport Operator ASUR) memutuskan untuk mendesain ulang seluruh sistem video pengawasan di semua empat terminal. Untuk mencapai tujuan tersebut, Otoritas Bandara Cancun pun menggunakan perangkat sistem keamanan Bosch, tak hanya dengan tambahan kamera CCTV, namun juga mengintegrasikan sistem keamanan yang lama di terminal 1,2 dan 3, dengan sistem monitoring terpusat.

Cancun Airport yang terletak di pesisir Karibia ini terus menunjukkan peningkatan penumpang dari seluruh dunia. Selain untuk menikmati keindahan pantai-pantainya, para wisatawan juga mengunjungi situs bangsa Maya Cancun yang tersohor. Peningkatan penumpangnya pun sangat signifikan, dari hanya 7 juta penumpang pada 1999, namun kini sudah melayani 23 juta penumpang tiap tahun.

Agar dapat menampung jutaan penumpang ini lebih gampang, otoritas bandara pun membangun dan menggunakan terminal keempat tahun ini. Dengan bertambahnya jumlah pengunjung yang meningkat tajam, tuntutan akan keamanan dan keselamatan penumpang semakin tinggi. Hal ini bisa dipenuhi dengan solusi keamanan baru yang komprehensif.

Di Terminal 4 Cancun Airport sendiri terpasang 600 kamera Bosch dari berbagai macam seri dan tipe untuk memonitor seluruh area sekitar, baik itu di dalam dan luar ruangan. Untuk di dalam ruangan, kamera digunakan untuk mengawasi pengecekan bagasi, ruang tunggu, perkantoran dan menara penerbangan dan juga toko-toko makanan. Sementara untuk luar ruangan, kamera digunakan untuk mengawasi area perimeter, seluruh titik akses masuk/keluar dan juga runway.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan dari Airport Operator ASUR, seluruh kamera di Terminal 4 terintegrasi dengan kamera CCTV yang ada di Terminal 1, 2 dan 3. Penggabungan total 1.800 kamera di seluruh terminal ini dilakukan oleh platform Bosch Video Management System (BVMS). Kemudian saluran dari kamera tersebut disimpan secara aman di perangkat perekam video Bosch DIVAR IP dengan total kapasitas penyimpanan 92 Terabyte.

Selanjutnya, untuk pengaturan data sebegitu besar, solusi video keamanan ini mengandalkan empat Bosch Video Recording Managers (VRM). Perangkat lunak ini memungkinkan kamera untuk mengirimkan langsung aliran video ke ruang penyimpanan yang ada di DIVAR IP, tanpa terganggu oleh jaringan internet lainnya. Hal ini tentu menghemat biaya sekaligus perawatan server yang minim.

Sebagai ruang pemantauan, otoritas bandara Cancun menggunakan ruangan komando pusat, dengan 10 orang bertugas secara bergantian sebagai operator selama 24 jam. Setiap petugas keamanan memiliki satu monitor yang menayangkan 25 kamera. Mereka juga dapat memilih tayangan dari masing-masing kamera secara manual, atau diberitahu melalui notifikasi alarm jika terjadi sesuatu oleh kamera yang sudah dibekali teknologi deteksi gerak dan analitik.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar