26 Maret 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

CCTV Pengenal Wajah di China Bisa Identifikasi Penjahat Dalam 2 Menit

Ilustrasi

China dilaporkan memiliki sistem keamanan salah satu yang tercanggih di dunia. Untuk menangkap para penjahat, China menggunakan CCTV berteknologi pengenal wajah. Sistem CCTV canggih tersebut diterapkan di kota Guiyang, China barat daya. Dikabarkan, teknologi ini mampu menangkap pelaku kriminal hanya dalam waktu dua menit saja.

Dilansir oleh Bussines Insider, lebih dari 10 ribu kamera CCTV terdapat di tempat-tempat umum kota Guiyang. Ribuan kamera tersebut mengalirkan tayangan secara real-time streaming dan dipantau langsung oleh pihak kepolisian dari layar LED jumbo.

Tak hanya itu, sistem CCTV pengenal wajah ini memiliki tingkat akurasi hingga 90 persen, karena pemeriksaan wajah seseorang akan dicocokkan dengan database nasional. Data tersebut mecakup nama, jenis kelamin, etnis, serta informasi tambahan lainnya termasuk anggota keluarga, orang yang kerap mereka hubungi, dan tempat yang belum lama dikunjungi.

"Layar menangkap gambar tersangka begitu mereka tiba di kota Guiyang, kemudian secara otomatis melaporkannya ke pusat komando polisi yang akan segera mengalokasikan kepolisian terdekat untuk melakukan penangkapan. Keseluruhan proses mulai dari mendeteksi hingga menangkap tersangka bisanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit," tulis kepolisian setempat dalam siaran persnya.

Pengembangan teknologi ini sendiri merupakan bagian dari Skynet, yakni program pemantauan nasional yang diluncurkan pada 2005 untuk meningkatkan penggunaan dan kemampuan kamera pengintai. Menurut kepolisian setempat, berkat teknologi pengenal wajah, Guiyan telah menangkap 375 tersangka termasuk 39 buronan.

"Guiyang memiliki Skynet dimana-mana. Kemana pun Anda pergi, akan ada yang memantau Anda," kata pejabat di Biro Keamanan Umum Guiyang, Li Bin. Untuk saat ini, China memiliki kamera pengintai sejumlah 170 juta unit. Negara tirai bambu tersebut juga berharap dapat memiliki kamera serupa hingga 570 juta unit di 2020.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar