05 April 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

Polisi China Tangkal Pengendara Nakal Pakai Kamera Pengenal Wajah

Ilustrasi

Ketatnya peraturan lalu lintas di China dijamin bakalan membuat pelanggarnya kapok. Pasalnya baru-baru ini pihak berwenang di kota Shenzhen menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu-rambu atau yang biasa disebut jaywalker.

Polisi menggunakan kamera CCTV yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) yang dapat mengenali pelanggar. Setelahnya, orang yang melanggar tersebut akan diumumkan nama beserta wajahnya di publik melalui layar besar di jembatan penyeberangan dan di situs web, sehingga akan membuat malu.

Ditambah lagi, perusahaan yang menyediakan teknologi sedang berbicara dengan operator telepon seluler dan perusahaan media sosial tentang pengembangan sistem yang memberi tahu jaywalker melalui pesan instan, ketika mereka tertangkap oleh kamera, melintasi jalan di luar penyeberangan pejalan kaki yang ditandai di persimpangan.

"Jaywalking selalu menjadi masalah di Cina dan hampir tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengenakan denda atau mengambil foto para pelanggar," kata Wang Jun, direktur solusi pemasaran di perusahaan AI Intellifusion yang berbasis di Shenzhen, seperti yang dikutip dari Independent.

Dia menjelaskan, kombinasi teknologi dan psikologi dapat sangat mengurangi contoh jaywalking dan akan mencegah pelanggaran berulang. Shenzhen mulai menggunakan kamera AI pada April tahun lalu. Menurut polisi, dalam 10 bulan telah menampilkan 13.939 pelanggar jaywalking dalam satu layar LED di persimpangan sibuk di distrik Futian.

Sistem ini menggunakan kamera 7-megapiksel dan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pejalan database kaki. Foto pelanggaran, nama keluarga pelaku, dan bagian dari nomor identifikasi pemerintah mereka ditampilkan di layar. Pihak berwenang bulan ini juga meluncurkan situs web yang menamai dan mempermalukan para jaywalker dengan informasi yang sama.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar