16 April 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

100 Ribu Tiang Lampu di Singapura Akan Dipasangi CCTV

Ilustrasi

Untuk membantu petugas berwenang dalam mengenali wajah warga, Pemerintah Singapura berencana memasang kamera CCTV di lebih dari 100 ribu tiang lampu. Selain itu, software identifikasi wajah juga akan menyertai teknologi CCTV yang akan dipasang sehingga mampu mengenali wajah meski di keramaian.

Proyek percontohan bernama "Lamppost-as-a-Platform (Laap)" ini diprakarsai oleh GovTech yang merupakan badan pemerintah Singapura. Proyek LaaP menurut GovTech akan dilaksanakan mulai tahun depan.

"Sebagai bagian dari uji coba LaaP, kami menguji berbagai jenis sensor pada tiang lampu, termasuk CCTV yang memiliki teknologi pengenal wajah. Kemampuan ini dapat digunakan untuk melakukan analisa kerumunan dan mendukung penyelidikan lanjutan jika terjadi insiden teror," ujar juru bicara GovTech, seperti yang dilansir Reuters.

Pemerintah Singapura mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari rencana "Smart Nation", khususnya dalam menerapkan teknologi canggih untuk meningkatkan kehidupan warganya. Meski demikian, pemerintah menjamin tetap mementingkan privasi warganya.

Seperti diketahui, jaringan pengawasan menggunakan CCTV memang telah umum diterapkan di kota-kota besar dunia. Ian Wilson, dosen keamanan di Universitas Murdoch Australia mengatakan bahwa dirinya percaya konsep di Singapura akan berbeda karena melibatkan teknologi pengenalan wajah yang luas. Teknologi ini sendiri telah lumrah di kota-kota China seperti Beijing dan Shanghai.

Untuk itu, Pemerintah Singapura berharap menggunakan sensor lain pada tiang lampu untuk memantau kualitas udara dan ketinggian air, menghitung scooter listrik di tempat umum, dan mengumpulkan data footfall untuk membantu perencanaan perkotaan dan transportasi. Tetapi, GovTech tak mengungkap berapa banyak tiang lampu yang akan digunakan dalam proyek percotohan awal.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar