10 Juli 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

Pasar Perangkat Video Surveilans Terus Bertumbuh Selama 2018

Ilustrasi

Menurut sebuah laporan dari riset yang dilakukan IHS Markit, perangkat video surveilans profesional secara global tumbuh sebesar 7 persen pada 2017. Nilai tersebut merupakan pertumbukan dua kali lebih besar dari pada tahun 2016 yang hanya sebesar 3,9 persen serta jauh melampaui tahun 2015 yang sebesar 1,9 persen.

IHS Markit juga menambahkan alasan di balik pertumbuhan ini adalah kebijakan pemerintah negara-negara di dunia yang menaikkan belanja mereka di sistem keamanan untuk memerangi kriminalitas dan terorisme. Sementara untuk di sektor swasta seperti retail dan komersial, pembelanjaan video surveilans meningkat karena mereka ingin memperbarui sistem pengawasan lama dengan yang baru.

Firma riset pasar global ini juga memprediksi bawa ada peningkatan permintaan untuk kamera pengawas pada 2018 bersamaan dengan tingkat erosi harga yang sedikit lebih rendah, yang mengakibatkan pasar peraangkat pengawasan tumbuh sekitar 10,2 persen dan mencapai $ 18,5 miliar secara global.

"Permintaan global untuk kamera keamanan meningkat pesat pada tahun 2017, tetapi harga rata-rata terus turun. Namun demikian, pendapatan tumbuh di sebagian besar negara. Dua pasar negara yang paling cepat berkembang adalah Brasil dan India. Faktor utama di balik pertumbuhan di kedua negara tersebut adalah peningkatan pengeluaran oleh organisasi ritel dan komersial swasta yang memperbarui ke sistem HD CCTV yang digunakan untuk mencegah kejahatan," ucap Jon Cropley, senior principal analyst, video surveillance, IHS Markit.

Selain itu, Cropley mengatakan bahwa pasar video surveilans profesional di China, yang menyumbang 44 persen dari seluruh pendapatan global, tumbuh hampir 15 persen tahun lalu, sementara pasar di luar negeri tumbuh hanya 5,5 persen. Pertumbuhan yang tinggi di China didorong oleh investasi pemerintah dalam proyek-proyek pengawasan kota dan upaya untuk memperluas proyek-proyek tersebut ke daerah pedesaan sekitarnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar