26 Agustus 2018 | Andri - Redaksi | CCTV

Laga Sepak Takraw Asian Games 2018 Diawasi 24 Kamera Challenge

Sebanyak 15 negara di Asian Games 2018 akan memperebutkan gelar medali emas pada cabang olahraga sepak takraw. Tahun ini, untuk pertama kalinya sepak takraw akan turut dilengkapi kamera pengawas laga "Challenge" untuk menjamin kualitas pertandingan.

Presiden Asian Sepak takraw Federation (ASTAF), Dato Abdul Kadir bin Kader, mengatakan sejumlah kamera pengawas Challenge akan membantu pemberian keputusan masuk tidaknya bola dalam pertandingan. Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan juri ahli yang netral. "Ini merupakan terobosan baru dalam perkembangan olahraga sepak takraw dalam 50 tahun terakhir," ujar Dato.

Challenge akan memastikan pertandingan yang fair dengan memberikan kesempatan kepada pelatih dan manager tim untuk memberikan protes apabila terdapat hal-hal yang dianggap merugikan saat pertandingan berlangsung. Caranya, cukup melakukan panggilan "Challenge", maka juri akan memperlihatkan rekaman dan memutuskan apakah bola itu masuk atau tidak.

"Melalui sistem ini, kita bisa mengetahui apakah bola itu masuk atau tidak. Kemudian apakah bola itu ada di base line bagian depan atau belakang. Dengan begitu, hasil laga bisa lebih diterima seluruh tim yang bertanding,” lanjut Dato.

Untuk mendukung penerapannya, ASTAF akan menggunakan sebanyak 24 kamera yang tersebar di setiap sudut arena dengan kecepatan mencapai 100 frame per detik dan dibantu pula dengan teknologi canggih lainnya. Diharapkan, pertandingan sepak takraw akan lebih terbuka dan adil, serta menjunjung semangat "fair play" di lapangan dan mencegah sejumlah insiden protes penentuan masuk atau tidaknya bola tidak terulang kembali.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar