08 November 2018 | Denny - Redaksi | CCTV

Sidoarjo Rencanakan Pemasangan CCTV di 151 Titik Rawan

CCTV di Sidoarjo

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo telah membahas rencana pemasangan CCTV di titik-titik rawan. Hasilnya, terdapat 151 titik yang akan dipasangi lokasi pelanggaran lalu lintas, rawan kriminalitas, dan rawan pembuangan sampah sembarangan.

Ketua DPRD Sidoarji, Sullamul Hadi Nurmawan, mengatakan bahwa rencana sudah berjalan secara bertahap hingga tahun 2021. Rencananya, setiap tahun akan dipasang sebanyak 45 kamera CCTV di titik rawan. Untuk tahun ini saja CCTV sudah dipasang di 16 titik.

"Pemasangan CCTV bukan hanya di wilayah kota saja, tapi juga di berbagai kecamatan di Sidoarjo. Intinya, titik yang dipasangi kamera adalah yang rawan tiga hal tersebut. Anggarannya di tahun 2018 mencapai Rp 1 miliar karena termasuk perangkatnya," ungkap Wawan, sapaan akrabnya.

Sementara untuk 2019, dalam KUA-PPAS sudah disiapkan dana untuk pengadaan CCTV di sekitar 34 titik. Jika dirasa kurang, ada kemungkinan bakal ditambah dalam pembahasan APBD atau pada PAK 2019 nanti. Program usulan dewan ini disebutnya untuk memantau jalan, mengawasi kriminalitas dan menjaga lingkungan dari aksi buang sampah sembarangan.

Terpisah, Dishub Sidoarjo malah ingin memasang sekitar 1.000 CCTV. Karena angggaran dari APBD terbatas, pihaknya ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan di Sidoarjo melalui CSR-nya untuk mewujudkan rencana itu.

Menurut Kepala Dishub Sidoarjo, Bahrul Amig, kamera pengintai bakal dipasang mulai dari jalan raya Porong hingga Waru. Tujuannya untuk memantau lalu lintas serta kondisi keamanan wilayah. "Perusahaan juga berkepentingan, yakni untuk penjagaan aset dan sebagainya," ujarnya.

Dishub Sidoarjo juga berencana CCTV nantinya akan diintegrasikan dengan command center. Tujuannya agar pemkab bisa memantau seluruh wilayah. Seperti memantau kemacetan. "Ketika ada titik macet, petugas akan segera turun mengurai kemacetan," jelasnya.

CCTV juga direncanakan bisa terhubung dengan command center Polresta Sidoarjo. Sehingga ketika ada tindakan kejahatan, seperti jambret dan pencurian, bisa terekam kamera. Termasuk dalam penanganan lalu lintas oleh petugas Satlantas.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar