11 Januari 2019 | Denny - Redaksi | CCTV

Pantau Kabin, Dishub Aceh dan Hikvision Pasang CCTV di Bus TransK

Kerja sama Dishub Aceh dan Hikvision memasang CCTV di Bus TransKoetaradja

Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh dengan pabrikan CCTV terkemuka, Hikvision, memulai kerja sama mereka dengan memasang kamera CCTV di bus TransKoetaradja (TransK). Tujuan pemasangan CCTV tersebut adalah untuk memantau perilaku pengemudi TransK dan memantau ruang kabin penumpang.

Kepala UPTD Angkutan Massal TransKoetaradja Dishub Aceh, T Robi Irza, mengatakan pihaknya di tahun lalu telah memasang CCTV di tiga unit bus TransK. Rencananya, tahun ini akan dilanjutkan pemasangan CCTV di 20 bus berikutnya. Target ke depannya, seluruh armada TransK yang berjumlah 40 unit juga akan dipasangi CCTV.

Robi menjelaskan, CCTV tersebut saat ini dapat dikontrol langsung para petugas dari ruang UPTD TransKoetaradja. Kedepan, pihak Dishub sedang mengupayakan dibangunnya control room untuk memantau CCTV semua bus TransK.

Ia juga menuturkan, penggunaan CCTV itu sangat efektif dalam meningkatkan pelayanan TransK kepada penumpang. Karena jika pengemudi ugal-ugalan, menerima telepon saat mengemudi, dan tidak ramah kepada penumpang dapat terpantau secara langsung, sehingga hal itu menjadi bahan evaluasi dan diberikan teguran.

Dikatakan Robi, salah satu inovasi yang ingin dikembangkan pihaknya kedepan, yaitu memasang sambungan suara di dalam bus, yang menyerupai voice announcer di persimpangan jalan. Sehingga jika ada tindakan tidak wajar di dalam bus, baik pengemudi atau penumpang, petugas di control room dapat menegur via saluran suara tersebut.

Sementara itu, pihak Hikvision saat ini juga sudah memasang kodenisasi pada bus dan halte. sehingga kode setiap bus dan halte akan berbentuk angka. Tujuannya supaya lebih mudah bagi menumpang menandai bus yang ia naiki, karena hanya mengingat nomor yang diurut mulai 1-40, sesuai dengan jumlah bus.

Branch Manager HikVision Sumatera Area, Ocha Sandi Wijaya, mengatakan kerja sama dalam pengawasan ini menjadikan Banda Aceh sebagai salah satu kota yang menerapkan konsep smart city. Apalagi Aceh menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan Technologi People Counting pada kamera CCTV-nya. “Sudah seharusnya angkutan umum ini diawasi teknologi digital, tujuannya untuk memanjakan penumpang dan demi keamanan,” paparnya.

Dengan keberadaan CCTV tersebut, jika ada pengemudi yang melakukan pelanggaran, seperti merokok, menggunakan handphone, atau mengantuk dapat langsung diingatkan. Dengan adanya pengawasan, secara otomatis pengemudi juga tidak akan berani melanggar aturan. Selain itu, Hikvision juga memasang kamera di pintu masuk yang dapat menghitung jumlah penumpang yang naik turun.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar