20 Oktober 2016 | Denny - Redaksi | Fire Alarm

Pentingnya Mematuhi Pergub Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung

Workshop implementasi Pergub No. 143 Tahun 2016 tentang MKKG

Sebagai kota metropolitan, Jakarta tak lepas dari peristiwa kebakaran. Namun tingginya angka kebakaran di DKI yang mencapai 845 peristiwa hingga 15 September 2016, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 143 Tahun 2016 yang berisi tentang Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) dan Manajemen Keselamatan Kebakaran Lingkungan (MKKL).

Aturan yang ditetapkan pada 14 Juli 2016 ini berisi 53 pasal yang menjadi pedoman bagi para pengelola maupun pemilik gedung tinggi untuk segera memenuhi unsur-unsur keselamatan kebakaran.

Sosialisasi atas Pergub No. 143 Tahun 2016 tersebut pun diadakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Proteksi Kebakaran dalam sebuah workshop yang digelar di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis (19/10/2016).

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subejo, yang hadir sebagai nara sumber workshop ini mengatakan, Pergub No. 143 Tahun 2016 wajib dijabarkan secara jelas kepada pemilik dan pengelola gedung. Seluruh peserta yang berjumlah sekira 500 orang ini mendapat penjelasan dan materi Pergub tersebut sejak pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.

"Pergub ini menjadi referensi bagi para pemilik dan pengelola yang belum memiliki atau sudah ada agar membentuk, melengkapi dan menyempurnakan sistem MKKG di gedungnya," ujar Subejo.

Dia melanjutkan, saat ini kesadaran mereka akan pentingnya memiliki MKKG sudah ada. Hanya saja, ketika sudah dibentuk namun proses perawatannya sangat fluktuatif, ada yang rajin namun tak jarang juga yang malas. Hal inilah yang kerap memicu terjadinya kebakaran.

Sementara itu, salah satu asosiasi pendukung LSP-PK yaitu Masyarakat Profesi Proteksi Kebakaran Indonesia (MP2KI) juga memberikan materi tentang MKKG. Ketua MP2KI, Ganis Ramadhani mengatakan, Pergub No. 143 Tahun 2016 adalah sebuah momentum bagi para pemilik dan pengelola untuk mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi gedung.

"Kami sebagai asosiasi terkait ingin membantu pengelola atau pemilik gedung untuk mengikuti Pergub tersebut, sehingga berdampak pada kenyamanan penghuni. Kesadaran mereka akan pentingnya MKKG pun cukup tinggi, terbukti dari ratusan orang yang menghadiri workshop ini. Mudah-mudahan mereka terbantu untuk menerapkan dan mengimplementasikan MKKG sesuai dengan Pergub," timpal Ganis.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar