14 Juli 2017 | Denny - Redaksi | Fire Alarm

Keamanan Bangunan di Kutai Timur Tak Sesuai Standar

Sistem keamanan di hotel

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) baru-baru ini merilis data standar keamanan bangunan perkantoran dan hotel di Kutim. Data itu menyebutkan bahwa keamanan bangunan kantor dan hotel di Kutim ternyata tidak sesuai standar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan DPKP Kutim, Joko Sutikno, mengatakan ada beberapa yang harus dipenuhi untuk meminimalisir besarnya potensi kebakaran pada bangunan. Diantaranya, gedung wajib memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hydran, springfield, alarm, dan pintu darurat. Namun faktanya, hampir semua tidak menyediakan hal tersebut. Bahkan Apar sederhanapun nyaris tak ada. Kalaupun ada banyak yang tidak berfungsi.

"Kalau hotel baru satu saja yang punya. Yakni Royal. Lainnya belum. Begitupun perkantoran hampir semua tidak punya. Yang ada hanya Apar saja. Itupun hanya sebagian saja," kata Joko.

Berdasarkan hal itu, pihaknya berniat membuat Peraturan Bupati (Perbub) tentang pentingnya menyediakan semua peralatan pemadam khususnya Apar. Tidak hanya hotel dan perkantoran saja, akan tetapi semua lapisan. Mulai dari SPBU, bengkel, indekos, dan juga perumahan.

Hanya saja dalam Perbup ini nantinya difokuskan pada perhotelan, penginapan dan perkantoran saja. Terutama pada bangunan tingkat dua ke atas. "Jadi Perbup sudah dibuat. Akan rampung dalam waktu dekat. Setelah selesai kami akan sosialisasikan secepatnya. Sehingga Perbup ini bisa direalisasikan," tuntasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar