02 Februari 2018 | Denny - Redaksi | Fire Alarm

Damkar Pekanbaru: Gedung Tinggi Harus Punya MKKG

Ilustrasi

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru mewajibkan setiap gedung berlantai lebih dari empat untuk memiliki Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Hal ini dilakukan agar setiap pengelola gedung selalu sigap akan instalasi proteksi kebakaran di gedungnya.

Kasi Penyuluhan dan Pelatihan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, M Raihan, mengatakan peralatan proteksi kebakaran tersebut adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB) yang menggunakan roda.

Selain dua alat tadi, gedung tinggi di Pekanbaru juga diwajibkan mempunyai sistem alarm untuk memberitahukan kebakaran tingkat awal, yang mencakup alarm kebakaran manual dan otomatis. Juga harus tersedianya pipa tegak dan selang kebakaran, yang berada dalam bangunan gedung. Memiliki hidran halaman yang berada di luar bangunan gedung. Terdapat sistem sprinkler otomatis, yakni suatu sistem pemancar air yang bekerja secara otomatis bilamana temperatur ruangan mencapai suhu tertentu.

"Terakhir, di gedung tinggi harus ada sistem pengendalian asap. Ini suatu sistem alami atau mekanisme yang berfungsi untuk mengeluarkan asap dari bangunan gedung atau bagian bangunan gedung sampai batas aman pada saat kebakaran terjadi," ucapnya.

Diharapkan dengan adanya MKKG yang anggotanya diisi oleh karyawan gedung tersebut, mereka mampu mengerti dan melaksanakan tindakan bagaimana penanggulangan kebakaran dini.

Untuk pelatihannya, pihak Damkar Pekanbaru akan mendatangi mereka dan mengajarkan apa saja tindakan yang harus dilakukan pertama, jika melihat api. "Untuk itu penting sekali bangunan gedung memiliki MKKG. Saya juga mengimbau agar pemilik gedung memiliki itu," ujar Raihan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar