04 Oktober 2017 | Denny - Redaksi | Intrusion System

Mahasiswa ITN Ini Ciptakan Sistem Smarthome Berbasis SMS

Ilustrasi

Rico Cahyo Prabowo, Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, berhasil membuat sistem smarthome yang mengatur sistem keamanan rumah berbasis SMS. Inovasi ini tentu sangat berguna bagi penghuni yang kerap meninggalkan rumahnya dalam waktu cukup lama.

Kontrol sistem keamanan rumah dari jarak jauh ini dinilai lebih murah dan cepat dibandingkan sistem yang selama ini menggunakan koneksi internet. Pasalnya biaya SMS dinilai lebih murah dan efisien jika digunakan di Indonesia ketimbang internet.

"Kecepatan internet di Indonesia masih belum bagus. Sehingga untuk hal yang penting seperti sistem keamanan rumah, lebih baik tidak menggunakan internet," kata Rico, belum lama ini.

Rancang bangun smarthome tersebut berfokus pada pengamanan anti maling menggunakan sensor serta pengendalian efisiensi energi. "Untuk anti maling, saya menggunakan limitswitch alarm di pintu dan jendela dengan sensor tekan. Ketika pintu atau jendela terbuka karena tekanan, sensor akan aktif dan mengirimkan data ke mikrokontroller arduino untuk menyalakan alarm maling," jelasnya.

"Setelah itu arduino mengirimkan SMS ke nomor pemilik berisi peringatan pintu atau jendela yang terbuka," lanjut mahasiswa D3 Teknik Listrik tersebut.

Sedangkan untuk efisiensi energi, sistem yang dirancangnya bisa mendeteksi dengan sensor apakah pencahayaan sudah gelap ataupun terang. "Ketika pencahayaan gelap maka lampu akan menyala per grup, dan sebaliknya jika pencahayaan terang," ungkap mahasiswa kelahiran 24 Januari 1996 itu.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar